Rabu, 29 April 2026

Mengenal Masjid Adelaide, Berdiri sejak 1888, Masjid Tertua di Australia

awalnya masjid tersebut didahului oleh dua masjid yang dibangun dengan tanah yang dimampatkan.

Editor: Faisal Zamzami
Instagram zicobonaventur
Masjid Adelaide di Australia 

SERAMBINEWS.COM – Turut dikenal sebagai “Afghan Chapel”, Masjid Adelaide merupakan masjid tertua di Australia yang masih berfungsi hingga kini.

Masjid tersebut memiliki makna nasional.

Bahkan, menurut situs resminya, juga dianggap sebagai salah satu dari sedikit peninggalan imigrasi warga Afghanistan ke Australia Selatan.

Hal tersebut yang menciptakan adanya budaya Afghanistan dan Islam di sana.

Awalnya, Masjid Adelaide didirikan oleh sekelompok penunggang unta dari Afghanistan dan India Utara.

Masjid tersebut didirikan pada sekitar tahun 1888 – 1889.

Berawal dari dua masjid sederhana

Menurut laman adelaidia.sa.gov.au, awalnya masjid tersebut didahului oleh dua masjid yang dibangun dengan tanah yang dimampatkan.

Atapnya pun dibuat dari jerami oleh para penunggang unta di Hergott Springs.

Bangunan terbuka ini terletak tepat di sebelah kolam untuk berwudhu.

Gaya arsitekturnya mencerminkan gaya bangunan tempat asal para penunggang unta tersebut yaitu Afghanistan, Baluchistan, dan India Barat Laut yang kini merupakan bagian dari Pakistan.

Selanjutnya, dua masjid tersebut dibangun menjadi Masjid Adelaide yang dipimpin oleh Haji Mullah.

Mullah merupakan bagian dari penunggang unta pertama yang tiba di selatan Australia pada 1865.

Pembangunan masjid tersebut berawal dari keinginan Mullah akan tempat bagi para pedagang untuk mempraktikkan keyakinan mereka.

Pembangunan masjid yang didukung sumbangan komunitas Muslim kecil

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved