Update Corona di Indonesia
PSBB Kian Longgar, Aa Gym Merasa Jengkel: ‘Jangan Jadi Orang Konyol Melakukan Hal Yang Sama’
Aa Gym mengaku jengkel ketika melihat banyaknya kerumunan masyarakat, sementara orang lain sudah berada hampir 3 bulan menghabiskan waktu di rumah.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
Namun, hal itu bukan berarti kita dapat melakukan hal yang sama untuk keluar rumah dan berbondong-bondong pergi ke pusat perbelanjaan.
“Para aparat juga berjuang habis-habisan tapi kita tidak bisa menjadi orang yang konyol gara-gara jengkel kemudian kita bertindak yang sama.
Dai kondang ini mengatakan apabila berada di rumah, kita juga bisa mengamalkan sunnah nabi.
"Bagi kita diam di rumah itu bukan semata-mata PSBB, tapi kita mengamalkan sunnah nabi.
• Partai Gelora Indonesia Sah Berbadan Hukum, Begini Reaksi Pengurus di Aceh
Dalam islam, menjauhi kemudaratan itu lebih diutamakan dari pada yang mendatangkan kemanfaatan.
Jauhi penyakit lepra seperti engkau menjauhi singa.
Jadi kita di rumah itu karena ibadah, punya nilai karena Allah, maka tetaplah istiqomah"
Dalam akhir ceramah singkatnya, Aa gym menyarankan agar masyarakat jangan sampai terpancing untuk melakukan hal-hal konyol seperti keluar rumah dan berkumpul.
"Jangan sekali-kali terpancing untuk melakukan hal yang buruk dengan kekonyolan buruk yang sama.
Tetap bertahan di rumah, ibadah pun di rumah.
Sepanjang kita masih di zona merah sesuai dengan anjuran dari para guru kita, majelis ulama.
InsyaAllah kalo kita siap dan istiqomah, semoga allah mengangkat wabah ini, karena penyakit Covid ini adalah penyakit kerumunan.
Dimana ada kerumunan disanalah Covid menyebar.
Kita menjaga jarak, insyaallah segera berakhir wabah ini. Karena bagi kita menjaga jarak adalah amal soleh kita, lillahita'ala.
Semoga segera berakhir dan kita bisa menghidupkan mesjid dan hidup dalam new normal yang lebih berkah," tutup Aa Gym. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aa-gym_20180410_121551.jpg)