Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Pelanggaran Ketentuan Asimilasi

Bahar bin Smith Ditahan Lagi, Sendiri dalam Satu Sel, Susah Sinyal, Hingga Dijaga Hewan Buas

LP juga dikenal mengerikan karena tersebar hewan buas. Sehingga membuat para tahanan yang hendak melarikan diri harus berpikir dua kali.

Editor: Jamaluddin
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN
Puluhan orang melakukan aksi protes penahanan Bahar bin Smith di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas llA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (19/5/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN 

Di mana dijadikan tempat menahan napi dengan tingkat kriminalitas tinggi seperti bandar narkoba, pembunuh, hingga teroris.

Bahkan, dijadikan tempat untuk pelaksanaan hukuman mati bagi beberapa napi.

Di LP ini juga dilengkapi keamanan superketat.

Seperti dengan adanya alat pendeteksi wajah.

Nusakambangan juga dibuat zero sinyal, blank spot, dan tanpa sinyal untuk telepon seluler.

Meskipun begitu, masih ada fasilitas telepon umum bagi napi berkelakuan baik.

Tiga Warga Aceh di Malaysia yang Lari Saat Tes Covid-19 Serah Diri ke Polisi, 1 Wanita Masih Dicari

Gampong Cot Seurani Santuni Yatim

LP juga dikenal mengerikan karena tersebar hewan buas.

Sehingga membuat para tahanan yang hendak melarikan diri harus berpikir dua kali.

Dijemput brimob bersenjata lengkap

Viral Video Pria Berjubah Putih Cekcok dengan Petugas, Polisi Temukan Identitas Pemilik Mobil N-1-B

Hanya dengan Strategi Sederhana, 3 Negara Asia Ini Berhasil Taklukkan Covid-19

Sebelumnya diberitakan, baru menghirup udara bebas, setelah dikeluarkan dari penjara melalui program asimilasi dampak dari Corona, Bahar bin Smith kembali dijebloskan ke penjara.

Bahkan, hak asimiliasi Bahan bin Smith pun dicabut oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, setelah ia kedapatan melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan melakukan pelanggaran lainnya.

Bahar bin Smith meupakan terpidana kasus penganiayaan terhadap dua orang remaja, yang menyaru atau menyerupai dirinya.

Bahar bin Smith dijemput paksa puluhan petugas, di antaranya Brimob bersenjata lengkap di kediamannya, Selasa (19/5/2020) dini hari WIB.

Sebelum dijemput pihak kepolisian, Bahar sempat mengisi pengajian usai shalat Tarawih di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Sudah selesai (Tarawih) malam itu jadi kita pengajian semuanya dari jam 9 dan setelah itu beliau istirahat sepulang ngaji," ujar Karim, salah seorang murid Bahar bin Smith, saat ditemui Kompas.com beberapa setelah penangkapan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved