Breaking News:

Berita Pidie

Parah, Warga Pesisir Kembang Tanjong Pidie Diterjang Pasang Purnama, Air Menerjang Masuk ke Rumah

Pasang purnama akan menerjang kembali pada pukul 05.00 WIB, dini hari jelang warga makan sahur di bulan Suci Ramadhan.

SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Pasang purnama di Pasi Jeumerang, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, Kamis (21/5/2020). SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR 

Pasang purnama akan menerjang kembali pada pukul 05.00 WIB, dini hari jelang warga makan sahur di bulan Suci Ramadhan.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Ratusan rumah penduduk di Gampong Pasi Lhok dan Pasi Jeumerang, Kecamatan Kembang Tanjong Pidie, Kamis (21/5/2020), digenangi air laut akibat diterjang pasang purnama.

Air laut menerjang rumah warga yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Banjir rob tersebut akan terjadi silih berganti setiap enam jam sekali dalam satu hari.

" Satu hari dan satu malam dua kali terjadi pasang purnama yang air laut menerobos masuk ke rumah warga," kata Abu Laot Lhok Kuala Tari, Kecamatan Kembang Tanjong, M Jafar, kepada Serambinews.com, Kamis (21/5/2020).

Ia menyebutkan, pada pagi hari pasang purnama terjang rumah warga pada pukul 10.00 WIB.

Pasang purnama akan menerjang kembali pada pukul 05.00 WIB, dini hari jelang warga makan sahur di bulan Suci Ramadhan.

" Saat air laut naik warga panik dengan berhamburan keluar rumah karena dipikir tsunami," jelasnya.

Menurutnya, air laut menerjang hampir 500 rumah warga di Pasi Lhok dan Jeumerang akibat tidak dipasang batu pemecah ombak di pinggir laut.

Batu tersebut untuk memutuskan banjir rob yang terjadi selama satu bulan yang menerjang rumah warga pesisir.

" Pemasangan batu pemecah ombak baru selesai dipasang hingga Gampong Pasi Lancang yang dilakukan BRR.

Sekarang Pemkab memasang sisa di dua gampong tersebut. Anehnya Pemkab tutup mata dengan kondisi abrasi yang terus terjadi," jelasnya. (*)

Kerap Gonta Ganti Pelatih, Fabio Capello Kritik AC Milan, Termasuk Paolo Maldini dan Zvonimir Boban

Buka Pasar Murah Online Tahap III, Pemko Banda Aceh dan BMPD Sediakan 4.000 Kupon Paket Bahan Pokok

Produksi Garam Geomembran di Pidie Jaya Diterjang Abrasi, Ini Harapan Pelaku Usaha dan Tanggapan DKP

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved