Luar Negeri

Arab Saudi Tidak Tolerir Pelanggar Jam Malam, Setiap Pelanggar Akan Didenda

Kerajaan Arab Saudi tidak akan mentolerir warga yang melanggar jam malam. Kerajaan akan ditutup sepenuhnya dari pukul 17:00 waktu setempat

AFP/FAYEZ NURELDINE
Warga harus antre dan menjaga jarak sosial saat akan masuk ke sebuah supermarket di Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh pada 13 April 2020. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi tidak akan mentolerir warga yang melanggar jam malam.

Kerajaan akan ditutup sepenuhnya dari pukul 17:00 waktu setempat, mulai Jumat (22/5/2020) hingga hari keempat Idul Fitri atau Rabu (27/5/2020, kata Kementerian Dalam Negeri Saudi pada Jumat (22/5/2020).

"Mobil patroli akan ditempatkan untuk memantau distrik, rumah , dan fasilitas umum lainnya, serta desa untuk mengatur jam malam atau pelanggaran pertemuan sosial," kata Letnan Kolonel Talal Al-Shalhoub, juru bicara Keamanan Kementerian Kesehatan.

Dia menambahkan setiap individu dengan izin jam malam masih bisa melakukan pekerjaan, kecuali kementerian atau sumber resmi mengumumkan sebaliknya.

Dilansir ArabNews. Jumat (22/5/2020), siapapun yang melanggar jam malam akan didenda SR10.000 atau 2.666 dolar AS, jika dirupiahkan sekitar Rp 40 juta.

Bahkan. berkumpulnya lebih dari lima orang tanpa ikatan keluarga atau rumah tangga akan didenda SR5.000 atau sekitar RP 20 juta per orang.

Juru bicara itu juga mengungkapkan Riyadh adalah kota dengan pelanggaran jam malam paling banyak, tetapi itu tidak menunjukkan kelonggaran atau kelalaian pihak berwenang.

Dia mengingatkan mereka yang dihukum karena melanggar aturan punya waktu satu bulan untuk menolak hukuman jika ada campur aduk, atau untuk mengatasi alasan di balik pelanggaran tersebut.

Al-Shalhoub mengatakan hanya mereka yang memiliki kasus luar biasa yang dapat diberikan akses untuk berpindah dari satu kota ke kota lain.

Dia mengatakan harus melalui kementerian untuk menyetujui aplikasi secara online.

Ketakutan Terhadap Virus Corona Meluas, Arab Saudi Siapkan Tim Khusus

Saudi Perketat Anggaran, Kota Industri Dammam Dikarantina

Arab Saudi Pulangkan 91 WNI

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved