Luar Negeri

Rayakan Idul Fitri, Warga Arab Saudi Hanya Bisa Melalui Video Call

Warga Arab Saudi yang diminta untuk tetap di rumah, harus merayakan Idul Fitri 1441 H dengan teknologi.

AFP/File
Warga berbelanja di sebuah mall di Riyadh, Arab Saudi pada Jumat (22/5/2020) dengan kondisi tidak ramai, seiring pemberlakuan penguncian untuk mencegah penyebaran virus Corona 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH – Warga Arab Saudi yang diminta untuk tetap di rumah, harus merayakan Idul Fitri 1441 H dengan teknologi.

Sehinbgga, banyak tradisi selama hari raya Idul Fitri telah hilang tahun ini karena keluarga terpaksa tinggal di rumah karena dampak virus Corona Arab Saudi.

Tetapi teknologi telah datang untuk membatu bertemu dengan anggota keluarga lain, melalui video call atau panggilan video.

Idul Fitri juga paling  ditunggu-tunggu warga Arab Saudi, bersama Muslim lainnya di seluruh dunia.

Seperti saat menghadiri shalat Idul Fitri di masjid  mengenakan pakaian baru dan aroma wewangian.

Kemudian berkumpul dengan sepupu di rumah kakek-nenek yang dipenuhi dengan lampu hias dan dekorasi untuk menandai kesempatan yang menyenangkan itu.

Ketika Kerajaan memberlakukan penguncian nasional untuk mencegah penyebaran penyakit COVID-19, banyak warga Saudi yang menolak membiarkan pandemi menghancurkan semangat mereka selama Idul Fitri.

Ada Pertemuan keluarga atau tidak, melaluii penggunaan aplikasi panggilan video membuat keluarga lebih dekat dan orang yang dicintai lebih dekat.

Otoritas Moneter Arab Saudi Karantina Uang Kertas dan Koin

Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri pada Hari MInggu

Arab Saudi Pulangkan 91 WNI

Di antara mereka yang masih menjaga tradisi Idul Fitri tetap hidup, Mohammed Khayat yang berusia 27 tahun.

Dia telah menemukan cara untuk terhubung dengan keluarganya yang tinggal di luar Jeddah.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved