Luar Negeri
Otoritas Moneter Arab Saudi Karantina Uang Kertas dan Koin
Otoritas Moneter Arab Saudi (SAMA) akan mengkarantina seluruh uang kertas dan koin yang diterimanya dari sumber lokal dan internasional.
SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Otoritas Moneter Arab Saudi (SAMA) akan mengkarantina seluruh uang kertas dan koin yang diterimanya dari sumber lokal dan internasional.
Hal itu sebagai tindakan untuk mencegah penyebaran virus Corona dari mata uang.
Otoritas mengatakan mata uang, bersama dengan alat pembayaran elektronik, dianggap sebagai cara yang memungkinkan virus dapat ditularkan.
Karena itu akan mengisolasi uang kertas dan koin dalam unit tertutup selama 14 dan 20 hari, dengan durasi tergantung dari mana uang tunai berasal.
Langkah-langkah tambahan juga akan diambil untuk mengurangi risiko kesehatan.
"Uang kertas dan koin akan menjalani mekanisme perawatan khusus untuk memastikan mereka aman digunakan," menurut SAMA.
"Kemudian mereka akan disortir oleh mesin secara otomatis sesuai dengan standar kualitas yang ketat dari pihak berwenang, dengan catatan kotor atau tidak layak dihancurkan segera," ujar SAMA.
Uang kertas dan koin yang dirawat akan disimpan di kas dan dikirim ke bank atas permintaan, yang memungkinkan disimpan dalam isolasi untuk jangka waktu lebih lama.
Ekonom dan analis keuangan Arab Saudi, Talat Zaki Hafiz, Jumat (22/5/2020) mengatakan tindakan pencegahan ini tidak akan mempengaruhi arus kas di pasar uang lokal.
"Otoritas moneter, dengan pengalaman puluhan tahun, bertindak sesuai dengan perhitungannya yang sangat tepat," katanya.
• Saudi Ubah Opsi, Migas Dijauhkan, Investasi Asing Diburu
• Arab Saudi Siap Pimpin Perekonomian Dunia, Virus Corona Akan Balikkan Sejarah Bisnis
• Saudi Berubah Haluan, Dari Pemimpin Bombardir Yaman, Jadi Pemimpin Bantuan Kemanusiaan ke Yaman
"Ada keseimbangan secara hati-hati antara periode isolasi untuk uang kertas, jumlah uang tunai yang terisolasi dan jumlah yang dibutuhkan sistem moneter lokal dan pasar, juga dengan mempertimbangkan ketersediaan uang tunai dalam kas Kerajaan," jelasnya.
Hafiz menambahkan keputusan untuk mengkarantina mata uang bukanlah hal yang aneh.
"Prosedur isolasi sering terjadi selama krisis kesehatan serupa," katanya.
"Memastikan keamanan uang kertas dan mengikuti mekanisme perawatan adalah norma otoritas moneter dan berbagai bank," tambahnua.
Dilansir ArabNews, Jumat (22/5/2020), SAMA akan terus melacak dampak pandemi pada semua sektor ekonomi, termasuk perbankan dan keuangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/transaksi-uang-arab-saudi.jpg)