Breaking News:

Mati-matian Tolak UU Keamanan Nasional Buatan China, Inilah Ketakutan Warga Hong Kong

UU Keamanan Hong Kong diperkirakan akan disahkan Parlemen China, National People Congress (NPC) pada 28 Mei.

scmp
Inilah Ketakutan Warga Hong Kong hingga Mati-matian Menolak UU Keamanan Nasional Buatan Beijing. Ribuan warga Hong Kong demo menolak UU Keamanan buatan China 

SERAMBINEWS.COM - Saat dunia merayakan Lebaran 1441 Hijriah, ribuan warga Hong Kong turun ke jalan berunjuk rasa memprotes UU Keamanan buatan China, Minggu (24/5/2020).

UU Keamanan Hong Kong diperkirakan akan disahkan Parlemen China, National People Congress (NPC) pada 28 Mei.

NPC Standing Committee akan menyusun undang-undang keamanan nasional tanpa melewati Parlemen Hong Kong.  

Undang-undang yang baru akan mewajibkan pemerintah Hong Kong untuk membentuk lembaga baru untuk melindungi kedaulatan dan memungkinkan lembaga pemerintah China beroperasi di Hong Kong sesuai kebutuhan, memicu kekhawatiran tentang agen daratan yang melakukan penangkapan sewenang-wenang.

Polisi Hong Kong menembakkan gas air mata dan menggunakan meriam air di distrik perbelanjaan Causeway Bay pada ribuan warga berdemo.

Para pengunjuk rasa menyebar di sepanjang jalan di Causeway Bay dan Wan Chai.

Beberapa mendirikan penghalang jalan menggunakan pagar yang dibongkar dan bahan lainnya.

Polisi mengibarkan bendera biru untuk memperingatkan para pemrotes  di luar department store Sogo sebelum menembakkan gas air mata di dekat persimpangan Jalan Hennessy dan Jalan Percival pada pukul 1.24 siang.

Di belakang toko, empat orang yang berpakaian serba hitam dihentikan dan digeledah ketika para pengunjuk rasa di dekatnya berteriak: “Bebaskan Hong Kong, revolusi kita. ”

S
Ribuan warga Hong Kong turun ke jalan menolak UU Keamanan buatan China (scmp)

Pada pukul 2 siang, pengunjuk rasa menduduki Gloucester Road, sementara yang lain memegang spanduk bertuliskan "surga akan menghancurkan Partai Komunis China" mulai berbaris menuju Wan Chai.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved