Breaking News:

Soal Fenomena Matahari di Atas Ka'bah, Ahli Falak Sebut Sains Terkait Ibadah Juga Penting

Bagi dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, fenomena ini bisa membuat masyarakat melek terhadap keberadaan sains.

Editor: Amirullah
SERAMBINEWS/BMKG
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa pada 27 dan 28 Mei 2020 matahari di atas kakbah. 

Apa penyebab dan kapan terjadi Istiwa' A'dham atau Rashdul Qiblah?

()

Gambar matahari dan ka'bah (Google Maps/Saraf Talukder)

Nashirudin mengatakan matahari berada tepat di atas Ka'bah bukan fenomena alam yang langka.

Ia menjelaskan fenomena ini rutin terjadi setiap tahunnya.

"Bukan fenomena langka, tapi rutin terjadi, tiap tahun terjadi. Hari ini 27 dan besok 28 Mei."

"Terjadi lagi di bulan Juli 15 dan 16 Juli. Setiap tahun akan berulang, fenomena ini tiap tahun," ucapnya.

Nashirudin melanjutkan penjelasannya, fenomena Istiwa' A'dham atau Rashdul Qiblah terjadi akibat pergerakan bumi saat mengitari matahari.

Gerak ini disebut gerak semu matahari karena terlihat matahari yang bergerak jika dilihat dari atas permukaan bumi.

"Tapi bumi yang bergerak,"urainya.

Untuk kemarin dan hari ini, fenomena Istiwa' A'dham atau Rashdul Qiblah terjadi pada pukul 16.18 WIB.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved