Berita Luar Negeri
Dua Pria Pekerja Seks Salah Masuk Rumah, Bawa Parang Hingga Ditangkap Polisi
Dalam fakta-fakta persidangan, mereka mengakui telah disewa seseorang untuk melakukan fantasi seks dengan cara 'diikat' dan dibelai dengan sapu.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM – Sebuah kejadian yang tak terduga-duga terjadi pada Juli 2019 lalu berbuntut panjang.
Dua orang pria perkerja seks ditangkap pihak kepolisian ketika salah memasuki rumah pelangganya dan membawa senjata tajam.
Kedua pria itu memasuki sebuah rumah orang lain.
Tak hanya itu, salah satu dari kedua pria itu membawa senjata tajam berupa parang.
Dalam laporan BBC yang dimuat pada Jumat, (29/5/2020), mengatakan bahwa salah satu dari mereka kini telah dibebaskan.
Dalam fakta-fakta persidangan, mereka mengakui telah disewa seseorang untuk melakukan fantasi seks dengan pelanggannya dengan cara ‘diikat’ dan dibelai dengan sapu.
• Di Balik Jago Tinju dan Sangar di Atas Ring, Ternyata Wanita dan Seks Penyebab Kehancuran Mike Tyson
• Cerita Terpilihnya Iman Brotoseno Jadi Dirut TVRI, Mampukah Ia Melepaskan Diri dari Imej Bokep?
• VIRAL Video Petugas Tol Paksa Pengguna Jalan Bayar dengan Uang Tunai, Begini Kejadiannya
Hakim menyimpulkan bahwa "fakta-fakta dari kasus ini tidak biasa".
Kesepakatan kedua pria dan pelanggannya terjadi di media sosial Facebook.
Namun, pemesan kedua pria adalah seorang pria di dekat Griffith, New South Wales, Australia.
Pria pemesan itu memberikan alamat terkini kepada pasangan yang disewa.
"Dia bersedia membayar 5.000 dolar Australia (Rp.48,6 juta) jika itu benar-benar dilakukan dengan baik," kata hakim.
Namun, pemesan itu berpindah ke alamat lain yang berjarak 50 kilometer tanpa memberitahu kedua pria itu.
• Polisi yang Injak Leher George Floyd hingga Tewas Pernah Coba Bunuh Pria Ini & Menembak Jarak Dekat
• Covid-19 Hukum Pekerja Seks Eropa, Layangkan Permintaan Bantuan dari Pemerintah
• Dapat Kabar Anaknya Diperkosa Tetangga, Sang Ayah Bunuh Orangtua Pelaku dengan Sadis
Kemudian, setibanya di lokasi tujuan yang diberikan pria pemesan, kedua pria sewaan itu masuk ke sebuah rumah.
Ketika seorang pemilik rumah melihat lampu menyala di dapur pada pukul 06:15 waktu setempat, dia menganggap itu adalah temannya yang datang setiap hari untuk membuat kopi pagi.
Namun, kedua pria itu memanggil nama si pemesan mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan-seks_20150929_173623.jpg)