Breaking News:

Heboh Aplikasi Kitab Suci Aceh

Rakyat Aceh Buat Petisi Online Minta Jokowi Hapus Aplikasi Kitab Suci Aceh di Google Play Store

Berbagai pihak, mulai dari rakyat hingga Pemerintah Aceh dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengutuk dan mengecam pembuat aplikasi itu karen

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
Change.Org
Screenshoot petisi di Change.Org terkait aplikasi Kitab Suci Aceh yang dibuat oleh akun Rakyat Aceh. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebuah akun dengan nama RAKYAT ACEH membuat petisi di https://www.change.org/ meminta Presiden Jokowi untuk mendesak Google menghapus aplikasi Kitab Suci Aceh yang dimuat di Google Play Store.

Amatan Serambinews.com, Sabtu (30/5/2020) pukul 22.40 WIB, petisi online itu sudah ditandatangani oleh 1.147 orang.

Mereka yang meneken petisi beralasan bahwa aplikasi itu sudah membuat pelecehan terhadap Aceh dan agama.

Pemilik akun RAKYAT ACEH dalam pengantarnya yang dikutip Serambinews.com menyampaikan bahwa kemunculan aplikasi Kitab Suci Aceh di Google Play Store sudah memicu konflik agama di Aceh.

Seperti diketahui, sepanjang Sabtu (30/5/2020), warga Aceh dibuat resah dengan kemunculan aplikasi Kitab Suci Aceh yang diunggah di Google Play Store oleh Faith Comes By Hearing.

Bantah Isu, Presiden UFC Tegaskan Tidak Pernah Potong Bayaran Petarung

Hasil Swab Terbaru OTG asal Banda Aceh Kembali Negatif

Dukung Pemerintah Aceh Protes Google, MPU Aceh: Jangan Unduh Lagi Aplikasi Kitab Suci Aceh

Awas, Longsor Lintas Bireuen-Takengon Ancam Keselamatan Pengendara

Aplikasi tersebut berisi terjemahan kitab Injil, Taurat dan Zabur dalam bahasa Aceh.

Dari data Google Play Store, aplikasi itu sudah didownload lebih dari seribu kali. Aplikasi yang dipelopori oleh Organisasi Kitab Suci Nusantara (kitabsucinusantara.org) itu ternyata sudah dirilis pada 7 Agustus 2019 dan diupdate kembali pada 18 September 2019.

Berbagai pihak, mulai dari rakyat hingga Pemerintah Aceh dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengutuk dan mengecam pembuat aplikasi itu karena sudah mengusik ketenangan masyarakat Aceh.

Bahkan Pemerintah Aceh sudah menyurati Perusahaan Google Indonesia terkait keberadaan aplikasi "Kitab Suci Aceh" di Google Play Store yang dinilai sangat provokatif dan telah meresahkan masyarakat Aceh.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved