Luar Negeri

Masjid Nabawi Mulai Dibuka Minggu, Mekkah Tetap Ditutup

Kerajaan Arab Saudi, Sabtu (30/5/2020) mengumumkan Masjid Nabawi di Madinah segera dibuka.Dilaporkan, dilakukan secara bertahap dibuka untuk umum

Foto: Saudi Press Agency
Kondisi dalam Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi tampak kosong dari jamaah, karena ditutup untuk mencegah penyebaran virus Corona. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi, Sabtu (30/5/2020) mengumumkan Masjid Nabawi di Madinah segera dibuka.

Dilaporkan, dilakukan secara bertahap dibuka untuk umum mulai hari Minggu (31/5/2020).
.
Masjid-masjid di seluruh Kerajaan juga dibuka, kecuali di Kota Mekkah.

Dibukanya kembali masjid pada hari Minggu sebagai bagian pelonggaran jam malam untuk mencegah penyebaran virus Corona Arab Saudi, Covid-19.

Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Abdullatif bin Abdulaziz Al-Sheikh menyatakan masjid telah siap menerima jamaah kembali.

Dilansir ArabNews, Sabtu (30/5/2020), dia telah meninjau kesiapan seluruh masjid.

"Sepanjang pantauani, kami menemukan masjid-masjid telah menyelesaikan persiapan dan berada dalam kondisi terbaik," katanya.

Tetapi, katanya, yang tersisa tergantung dari kesadaran warga sendiri.

Arab Saudi Kutuk Israel, Ingin Caplok Lagi Tanah Palestina

Otoritas Moneter Arab Saudi Karantina Uang Kertas dan Koin

Shalat Jumat di Arab Saudi Diizinkan Kembali Tanpa Mekkah, Haji dan Umrah Masih Ditutup

Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Sheikh Abdullatif Al-Asheikh
Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Sheikh Abdullatif Al-Asheikh (Foto: Saudi Press Agency)

"Saya berharap warga dan penduduk mengikuti tindakan pencegahan yang telah ditetapkan Kerajaan," ujarnya.

"Saya harap mereka berhati-hati dengan kehidupan sendiri dan orang lain," harapnya.

Sedangkan Kementerian Kesehatan mengatakan siapapun dapat mengatur janji temu di aplikasi Sehaty untuk dites.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kementerian untuk memerangi virus dan mempromosikan pengujian massal.

Kementerian mengingatkan warga Saudi dan ekspatriat agar memperhatikan lansia karena mereka memiliki risiko lebih tinggi tertular virus.

Pemerintah Saudi meluncurkan jadwal terperinci pada Senin (1/6/2020) untuk pengurangan tiga tahap pembatasan virus corona.

Hal itu telah dirancang untuk memperkenalkan kembalinya ke kehidupan normal di Kerajaan dalam waktu kurang dari sebulan.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved