Breaking News:

Update Corona di Pidie Jaya

Pidie Jaya Pastikan tidak Ada Warga Terjangkit Covid-19

Hingga 31 Mei 2020 sampai pukul 12:00 WIB belum ada satupun warga Pijay yang terjangkit Covid-19.

Serambinews.com
Munawar Ibrahim SKp MPH memperlihatkan bed dalam ruangan Isolasi di Gedung Taher Fondation Tgk Chiek Pante Geulima, Senin (1/6/2020). 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya (Pijay) memastikan hingga saat ini belum ada satupun warga kabupaten setempat di 222 gampong di delapan kecamatan yang terjangkit dengan wabah virus Corona atau Covid-19. 

Kepala Operasi Gugus Tugas Covid-19 yang juga selaku kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Pijay, Munawar Ibrahim SKp MPH bersama juru bicara Edy Azwar SKM MKes kepada Serambinews.com, Senin (1/6/2020) mengatakan, berdasarkan data per 31 Mei 2020 sampai pukul 12:00 WIB  belum ada satupun warga Pijay yang terjangkit dengan Covid-19.

"Dan juga  hingga hari ini hanya 35 warga yang masuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan lalu selesai pemantauan 35 orang PDP pulang dan sembuh dua orang maka ODP dan PDP  semuanya nihil," sebut Munawar Ibrahim SKp MPH.

Menurut  Munawar, dengan posisi demikian, sehingga dengan demikian Pijay masuk 102 Kabupaten/Kota zona hijau yang diberi kewenangan oleh pemerintah pusat untuk melaksanakan masyarakat produktif dan aman Covid-19 berdasarkan protokol kesehatan yang ketat maka semua pihak patut mempertahankan status zona hijau ini dengan  komitmen usaha dan doa.

Diakui juga sejak Jumat (29/5/2020) lalu  salah satu warga asal Kecamatan Bandar Baru, S (40) dinyatakan reaktif hasil pemeriksaan Rapid Test.

Maka sejak Sabtu (30/5/2020) yang bersangkutan telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh guna dilakukan Swaab sebagai dasar pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) di laboratorium.

Hal ini sebagai upaya untuk memastikan S apakah dia benar terjangkit Covid atau tidak maka akan ditentukan setelah beberapa hari kemudian.

Pada intinya sampai saat ini masih dalam masa pemantauAn di ruang isolasi di Gedung Taher Fondation Tgk Chiek Pante Geulima Cot Trieng Pijay.

Pihak tim gugus tugas Covid-19 mengharapkan  agar masyarakat jangan panik apabila mendengar ada warga yang hasil rapid test reaktif karena Rapid test bukanlah merupakan test untuk penetapan positif corona melainkan sebagai deteksi awal terhadap antibodi tubuh apakah reaktif atau non reaktif terhadap infeksi virus.

"Karenanya kami sangat mengharapkan agar masyarakat tetap menjalani protokol kesehatan apalagi Pijay termasuk salah satu Kabupaten yang akan menerapkan New Mormal Life ke depan,"jelasnya.

Hal ini te tentunya  berkat kerjasama semua pihak, terutama kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, Physical Distancing serta beberapa langkah dalam mengawal kesehatan yang lainnya.(*)

Gadis Ini Shock Saat Dokter Bilang Hamil, Ternyata Salah Diagnosis, Kisahnya Viral di Medsos

Kisah Pilu Anak-anak Pengungsi Suriah Dipaksa Menikah di Lebanon, Gadis 13 Tahun Suaminya 28 Tahun

Pakar Studi Agama: Pembuat Aplikasi Kitab Suci Aceh Harus Ditindak

46 Tahun di Penjara, Penjahat Paling Berbahaya Ini Tulis Surat Permintaan Terakhir, Ini Isinya

Aceh Masih Berada dalam Darurat Covid-19, Selalu Patuhi Protokol Kesehatan

Sebagian Aceh Hingga Tiga Hari ke Depan Masih Dilanda Hujan, Berawan dan Cerah Berawan

Penulis: Idris Ismail
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved