Breaking News:

Info Haji

Di Aceh, ada 4.187 Jamaah yang Sudah Lunasi Biaya

Samhudi menjelaskan, bagi jamaah haji yang telah melunasi Bipih tahun ini, maka akan diberangkatkan tahun depan.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Ilustrasi - Suasana keberangkatan jamaah haji beberapa waktu lalu ke Arab Saudi 

Samhudi menjelaskan, bagi jamaah haji yang telah melunasi Bipih tahun ini, maka akan diberangkatkan tahun depan.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dengan dibatalkan haji 2020, maka ada 4.187 jamaah haji asal Aceh yang gagal berangkat.

Padahal mereka sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun ini melalui Kantor  Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, Samhudi menyampaikan, dari kuota haji Aceh tahun ini sebesar 4.378 jamaah, ada 4187 jamaah dari Aceh dinyatakan  telah melunasi Bipih. Sementara 191 jamaah belum melakukan pelunasan.

Samhudi menuturkan, jamaah calon haji yang telah melunasi setoran Bipih akan menerima manfaat hasil pengelolaannya dari BPKH.

Manfaat pengelolaan Bipih tersebut akan diserahkan kepada jamaah secara penuh paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan jamaah haji kloter 1 pada musim haji 1442 H/ 2021 M mendatang.

TKA Cina Digaji Rp 434,5 Juta, Pekerja Lokal Indonesia Hanya Rp 43 Juta

Pemerintah Aceh Desak Segera Tuntaskan Pembangunan Jalan Kuala Baru-Buluseuma

Kurang Tiga Hari,Personel Narkoba Polresta Banda Aceh Sita 50 Gram Sabu dari 10 Pengedar dan Pemakai

"Namun bagi jamaah yang membutuhkan uang, maka juga diperbolehkan untuk mengajukan permohonan pengembalian setoran Bipih secara tertulis kepada Kankemenag setempat bagi jamaah haji reguler, dan bagi jamaah haji khusus mengajukan permohonan pengembalian kepada Penyelenggara Ibadah Haji Khusus dimana jamaah mendaftar," kata Samhudi, kemarin.

Samhudi menjelaskan, bagi jamaah haji yang telah melunasi Bipih tahun ini, maka akan diberangkatkan tahun depan.

Ia mengatakan, jika tahun depan ongkos haji naik atau turun, maka akan dilakukan penyesuaian.

"Kalau ongkos haji naik, maka jamaah cukup menambahkan berapa yang kurang. Jika ongkos haji turun, maka setoran jamaah akan dikembalikan sesuai dengan jumlah yang lebih. Kita juga akan melakukan penyesuaian berdasarkan manfaat pengelolaan Bipih jika seandainya ongkos haji naik atau turun," kata Samhudi.

Menurutnya, ini merupakan keputusan terbaik yang telah diambil oleh pemerintah. Masyarakat diminta bersabar karena kondisi saat ini yang dikategorikan force majeur.

"Masa tunggu haji kita selama ini 28 tahun, karena hari ini ditunda maka menjadi 29 tahun. Semoga ada hikmah di balik semua ini, karena masa tunggunya lama semoga persiapan masyarakat juga lebih baik," ujar Samhudi.

Bidang PHU Kanwil Kemenag Aceh berencana mengembalikan seluruh paspor milik jamaah calon haji dan petugas haji daerah dari unsur KBIUH kepada pemiliknya akibat pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun ini.

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama nomor 494 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M, petugas haji daerah pada penyelenggaraan haji tahun 1441 H dan pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah tahun 1441 H dinyatakan batal dan Bipih juga dikembalikan.

Gubernur Aceh dan pihak KBIUH diminta mengusulkan kembali nama-nama petugas haji daerah  pada penyelenggaraan haji tahun 1442 H dan pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah 1442 H. (*)

 


  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved