Berita Bireuen

Lintas Bireuen-Takengon Rawan Longsor, Pengendara Diminta Berhati-hati

“Kehati-hatian sangat penting untuk mencegah musibah bagi pelintas yang bergerak ke Takengon atau sebaliknya,” katanya.

Dishub Bireuen
Jajaran Dinas Perhubungan Bireuen, Selasa (02/06/2020) sore memasang rambu jalan tanda bahaya rawan longsor di lintasan Bireuen-Takengon. FOTO DISHUB BIREUEN 

“Kehati-hatian sangat penting untuk mencegah musibah bagi pelintas yang bergerak ke Takengon atau sebaliknya,” katanya.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM- Dinas Perhubungan Bireuen mengingatkan para pengendara baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat dan lainnya lebih berhati-hati.

Wajib waspada dan super hati-hati saat melintasi ruas jalan Bireuen-Takengon.

Karena pada sejumlah tempat jalan tersebut rawan longsor dan saat ini sedang
musim hujan.

Imbauan tersebut disampaikan Kadishub Bireuen, Ismunandar ST MT, Rabu (03/06/2020) setelah tim dari dinas itu melakukan pemantauan sejak Selasa (02/06/2020) sore.

Mulai dari KM 12 sampai KM 25 terdapat beberapa titik yang membahayakan pengendara, baik ancaman
longsor, badan jalan turun maupun tikungan berbahaya bagi pengendara.

“Kehati-hatian sangat penting untuk mencegah musibah bagi pelintas yang bergerak ke Takengon atau sebaliknya,” katanya.

Selain mengimbau pengendara lebih berhati-hati, Dishub Bireuen juga telah memasang beberapa rambu jalan tanda ancaman longsor maupun adanya tikungan berbahaya.

“Petugas telah memasang empat unit rambu-rambu peringatan daerah rawan longsor, ditempatkan di jalinsum
Bireuen-Takengon mulai Km 12 sampai Km 25,” ujarnya.

35 Pegawai dan Honorer Kejari Nagan Raya Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Prakiraan Cuaca, Barat Selatan Aceh Cerah Berawan, Tinggi Gelombang Capai Laut 2,5 Meter

Ternyata Bupati Shabela Laporkan Wakilnya Firdaus Ke Polisi, Kasusnya Dilimpahkan Ke Polda Aceh

Tujuan pemasangan rambu sebagai aba-aba bagi pengguna jalan untuk dapat berhati-hati saat melintasi jalan tersebut dengan mengatur kecepatan kendaraan disebabkan, kondisi jalan dimaksud rawan terjadinya kecelakaan.

Penanganan titik longsor atau badan jalan amblas akan ditangani selanjutnya oleh Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah I Aceh, Dishub Bireuen membantu penanganan sementara.

“Kami mengimbau para pelintas agas tetap berhati-hati ketika melintas jalan di lokasi rawan longsor, kurangi kecepatan agar terhindar dari musibah,” pesannya. (*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved