Jadi Tempat Pengungsian Donald Trump & Keluarganya saat Rusuh, Ini Fakta Unik Bunker Gedung Putih AS

Menurut, eva.vn, bunker tersebut disebut sebagai Pusat Operasi Darurat Presiden (PEOC) di bawah Sayap Timur di Gedung Putih.

Editor: Amirullah
Daily Mail
Peta ruang rahasia bawah tanah di Gedung Putih. 

SERAMBINEWS.COM - Pada pekan lalu sebuah protes besar-besaran terjadi di Washington DC.

Setelah pria berkulit hitam bernama George Floyd meninggal akibat ditindih oleh polisi Amerika.

Alhasil, tindakan itu membuat rakyat Amerika menuntut keadilan atas pembunuhan atas tuduhan rasisme.

Kerumunan masa yang datang membuat situasi memanas, karena mereka melempari gedung petung putih dengan batu, dan mendorong pagar.

Ketidakamanan situasi ini membuat pemerintah AS membuat tindakan darurat, dengan capat membawa Donald Trump, Melania Trump bersama anaknya ke bunker bawah tanah.

Pada saat itu kita mendengar bunker bawah tanah milik Amerika, sedikit kita ketahui tentang fakta di baliknya.

Menurut, eva.vn, bunker tersebut disebut sebagai Pusat Operasi Darurat Presiden  (PEOC) di bawah Sayap Timur di Gedung Putih.

Tertelan Uang Logam, Bocah Cot Lagan Aceh Barat Dirujuk ke RSUZA

Video Keke Bukan Boneka Dihapus dari Youtube, Ini 5 Faktanya: Dibela Kevin Aprilio, Kekeyi Trauma

Sempat Bergoyang & Terparkir Lama, Ternyata di Dalam Mobil Ditemukan Sepasang PNS yang Nyaris Tewas

Dibangun pada awal tahun 40-an, saat Amerika berpartisipasi dalam Perang Dunia II, oleh Presiden AS Franklin Delano Roosevelt.

PEOC dikatakan bukan tempat sembarangan, melainkan tempat teraman dan pusat kontak bagi Presiden AS dan faktor penting lain dalam situasi darurat.

Pengganti Roosevelt, Hary Truman memperluas PEOC dan melakukan pembongkaran total.

PEOC digunakan Presiden Amerika dalam berbagai peristiwa besar, seperti Prang Dunia II, insiden 11 September 2001.

Selama insiden 11 September 2001, Presiden George W Bush bersama ibu negara Laura Bush, bersembunyi di PEOC.

Namun sejak itu, Bush mengatakan PEOC dianggap tidak memenuhi syarat, untuk membuat presiden dan pembantunya melakukan tugas dengan efektif dalam keadaan darurat.

Sehingga Gedung Putih melakukan proyek  lain untuk membangun tempat berlindung yang lebih besar.

Ruangan bawah tanah 5 lantai di bawah North Lawn, atau halaman gedung putih.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved