Breaking News:

Tgk Hasan  Tiro: “Husaini Hasan Kiriman Tuhan Untukku” Ikuti Dialog Interaktif di Zoom    

Tokoh teras Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Dr. Husaini M.Hasan SpOG menyampaikan kenangnnya bersama deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Tgk Hasan...

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Dialog interaktif virtual mengenang Tgk Hasan Tiro bersama Husaini Hasan. 

 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Tokoh teras Gerakan Aceh Merdeka (GAM), dr Husaini M Hasan SpOG  menyampaikan kenangnnya bersama deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Tgk Hasan Muhammad di Tiro melalui dialog interaktif virtual, Rabu (10/6/20200 pkl 16.00 WIB.

Dialog interaktif  “In Memoriam Tgk Hasan Muhammad di Tiro”  tersebut dilakukan melalui fasilitas ZOOM dengan Meeting ID: 843 7936 6333. Password: 835505. Host Akmal Fahmi dan  moderator Sureza Sulaiman. Penyelenggara dialog Aliansi Pemuda Aceh Jakarta (APA). Acara diawali dengan pengantar oleh Ketua APA Nazarullah.

Husaini Hasan dan Tgk Hasan Tiro adalah dua sosok yang sangat dekat. Tgk Hasan melukiskan kedekatan keduanya dalam dalam  “The Price of Freedom” halaman 26, edisi 1984.

“Dr Husaini merupakan kiriman Tuhan untukku. Ia punya kesetiaan dan keteguhan yang luar biasa, itu nilai yang harus dimiliki oleh seorang pejuang dan tentara Napoleon. Setiap kali saya memutuskan sesuatu, saya meminta pendapat Husaini. Ia mampu memberi keputusan yang tepat dan mampu mencapai kesimpulan yang sama dengan apa yang saya putuskan,” tulis Hasan Tiro.

Husaini Hasan lahir di Sanggeue, Pidie, 3 Juli 1944. Ayahnya  adalah panglima perang pada masa DI/TII pimpinan Tgk M Daud Beureueh. Husaini sendiri generasi Aceh Merdeka angkatan 76. Ia mengaku terpesona dengan ide-ide Tgk Hasan M Di Tiro seperti yang dibacanya dalam buku “Atjeh Bak Mata Donya.”

Husaini Hasan ikut bergrilya di rimba Aceh menemani Wali Negara Hasan M Di Tiro sampai kepada usaha-usaha diplomasi yang dilakukannya di dunia internasional. Husaini bersama Shaiman Abdullah menjadi orang Aceh Merdeka pertama yang menginjakkan kaki di Swedia dan melakukan komunikasi, koordinasi, dan membenahi kembali perjuangan Aceh Merdeka yang semakin terjepit dengan peraturan darurat militer yang diterapkan Indonesia.

Kisah hidup Husaini Hasan ini dituangkannya dalam buku “Dari Rimba Aceh ke Stockhlom” diterbitkan Batavia Publishing.  Dalam struktur GAM, Husaini Hasan  pernah menjabat Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pendidikan dan Penerangan.(*)

Desita SSIT, Bidan Inovatif Tingkat Nasional  

Dirlantas Polda Aceh: Keuchik Harus Monitoring Warganya yang Pulang dari Medan, Sumut, Ini Tujuannya

Warga Mibo, Banda Aceh Gendong Ibunya yang Sedang Sakit saat Kobaran Api Melahap Rumahnya

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved