Breaking News:

Berita Politik

Goyang Agus Harimurti Yudhoyono, Subur Sembiring Dipecat dari Partai Demokrat

Subur dinilai terbukti bersalah telah mendiskreditkan, mengancam, menghasut, menyebarluaskan kabar bohong dan fitnah kepengurusan DPP Partai Demokrat.

IST
Teuku Riefky Harsya, sebagai Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pengurus Partai (DPP) Partai Demokrat periode kepengurusan 2020-2025 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat secara resmi memecat Subur Sembiring dari keanggotaan partai berlambang bintang mercy setelah melakukan kegaduhan terhadap kepengurusan partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal tersebut diputuskan setelah Dewan Kehormatan Partai Demokrat yang diketuai Hinca IP Pandjaitan melaksanakan Sidang Rapat Permusyawaratan Dewan Kehormatan, Jumat (12/6/2020).

"Hasil dari rapat tersebut menghasilkan surat Keputusan Dewan Kehormatan yang disampaikan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Nomor: 01/SK/DKPD/VI/2020 tanggal 12 Juni 2020 tentang Rekomendasi Penjatuhan Sanksi Pemberhentian Tetap Sebagai Anggota Partai Demokrat Kepada Saudara Subur Sembiring," kata Sekretaris Jenderal Teuku Riefky dalam keterangannya, Jakarta, Senin (15/6).

Menurutnya, Subur dinilai terbukti bersalah telah mendiskreditkan, mengancam, menghasut, menyebarluaskan kabar bohong dan fitnah kepengurusan DPP Partai Demokrat periode 2020-2025 hasil Kongres V Partai Demokrat tidak sah dan tidak diakuinya.

Anggota DPRK dari Demokrat Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Labuhanhaji Barat

Selain Riefky, 4 Putra Aceh Masuk Pengurus DPP Demokrat, Ada Abang Cut Tari dan Mantan Aktivis GAM

Sekolah Militer di Amerika, jadi Pebisnis, Masuk Demokrat dan Jadi Sekjen, Siapa Teuku Riefky?

Bahkan, Subur mengambil alih dan menyatakan dirinya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat secara sepihak dan sewenang-wenang. "Perbuatan tingkah laku buruk saudara Subur Sembiring di atas telah melanggar Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat jis. Pasal 12 ayat (4), Pasal 14 ayat (1) huruf a, b dan c Kode Etik dan Pedoman Pelaksanaan Kode Etik Partai Demokrat serta butir 5 Pakta Integritas Partai Demokrat," papar Riefky.

Riefky menyebut dengan dikeluarkannya, Surat Keputusan DPP Partai Demokrat Nomor: 15/SK/DPP.PD/VI/2020 tanggal 13 Juni 2020 tentang Pemberhentian Tetap Sebagai Anggota Partai Demokrat atas nama Saudara Subur Sembiring.

Maka, Partai Demokrat sudah tidak lagi bertanggung jawab atas apa yang dilakukan Subur Sembiring ke depan, karena tindakannya tidak lagi dapat dikategorikan mewakili Partai Demokrat.

"Kami juga mengimbau saudara Subur Sembiring agar mulai hari ini menghentikan tindakannya mengatasnamakan Partai Demokrat," ujar Riefky.(sen/wly)

Editor: Said Kamaruzzaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved