Luar Negeri
Konglomerat India, Mukesh Ambani Jadi Orang Terkaya ke-11 Dunia
Mukesh Ambani, Ketua dan Direktur India Reliance Industries menjadi orang terkaya ke-11 dunia.
SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Mukesh Ambani, Ketua dan Direktur India Reliance Industries menjadi orang terkaya ke-11 dunia.
Konglomerat India itu memiliki kekayaan bersih lebih dari 60 miliar dolar AS atau sekitar Rp 854 triliun untuk pertama kalinya.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, Jumat (19/6/2020), kekayaan bersih Mukesh Ambani mencapai 60,3 miliar dolar AS.
Kekayaannya bertambah 1,16 miliar dolar AS dibandingkan tahun lalu.
Dengan lonjakan kekayaan bersihnya, dia meninggalkan Amancio Ortega, pendiri dan mantan ketua pengecer mode Spanyol Zara.
Kekayaan bersih Amancio Ortega mencapai 59 miliar dolar AS.
Mukesh Ambani mengatakan telah memenuhi janjinya menjadikan RIL sebagai perusahaan bebas hutang bersih.
Bahkan, sembilan bulan lebih awal dari target 31 Maret 2020.
Sehingga menempatkannya pada pertemuan umum tahunan ke-42 perusahaan dunia pada 12 Agustus 2019.
Saya senang dan dengan rendah hati kami telah memenuhi janji kepada para pemegang saham," katanya.
Dengan investasi ini, RIL telah menjadi perusahaan bebas hutang bersih.
Berbicara kepada pemegang saham, Ambani mengatakan Reliance berada dalam "Golden Decade."
Dia akan menetapkan tujuan pertumbuhan yang lebih ambisius, dan mencapainya.
Perusahaan berencana mendaftarkan bisnis dalam lima tahun ke depan.
• India Hapus Seluruh Aplikasi China dari Ponsel
• China Bangun Bendungan Raksasa, Tutup Aliran Sungai Galwan ke India
• Kepala Staf Angkatan Udara Kunjungi Garis Perang, India Kerahkan Jet Tempur
"Kami akan menunjuk mitra global terkemuka dalam bisnis ini dalam beberapa kuartal mendatang," ujarnya.
Dia menambahkan akan bergerak menuju daftar kedua perusahaan ini dalam lima
tahun mendatang
"Dengan inisiatif ini, saya tidak ragu perusahaan ini akan menjadi salah satu neraca terkuat di dunia. "
"Investasi dengan nama platform Jio tidak hanya akan membantu perusahaan membayar utang."
"Tetapi juga memperkuat kepercayaan pada kemampuan manajemen untuk mengubah perusahaan dari batu bata dan mortir menjadi permainan digital," kata Jyoti Roy, DVP Equity Strategist , Michel Broking.
Dia lebih lanjut mengatakan:
"Kami percaya bisnis digital dan ritel akan menjadi pendorong pertumbuhan perusahaan ke depan."
"Daftar yang diusulkan dari bisnis ritel selama beberapa tahun ke depan masih di garis yang diharapkan dan akan menyebabkan rerating perusahaan."
"Kami juga mengharapkan langkah serupa oleh perusahaan untuk bisnis digital di masa depan," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/konglomerat-india-mukesh-ambani1.jpg)