Luar Negeri
Kepala Staf Angkatan Udara Kunjungi Garis Perang, India Kerahkan Jet Tempur
Militer India telah mengerahkan jet tempur canggih buatan dari tiga negara maju dekat perbatasan Lembah Galwan, India.
SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Militer India telah mengerahkan jet tempur canggih buatan dari tiga negara maju dekat perbatasan Lembah Galwan, India.
Pesawat yang dibawa, seperti Helikopter Apache buatan AS.
Kemudian, jet tempur Rusia, Sukhoi-30 MI.
Jet temput Mirage 2000 buatan Prancis.
Termasuk jet tempur Jaguar dari Prancis.
Kepala Staf Angkatan Udara, RKS Bhadauria mengunjungi Leh dan Srinagar.
Dia ingin melihat langsung kesiapan para tentaranya di pangkalan tersebut.
Kunjungan itu dilakukan ketika Angkatan Udara dilaporkan telah memindahkan berbagai asetnya.
Termasuk jet tempur ke pangkalan udara dan lapangan terbang menyusul lonjakan ketegangan perbatasan dengan China.
Khususnya, setelah 20 tentara Angkatan Darat termasuk seorang Kolonel mati syahid dalam bentrokan dengan pasukan China.
Insiden mematikan itu terjadi pada 15 dan 16 Juni 2020 malam di Garis Kontrol Aktual (LAC) di Lembah Galwan.
• India Minta Bintang Bollywood Putuskan Kontrak dengan Produk China
• India Putuskan Hubungan dengan Perusahaan Kereta Api dan Telekomunikasi China
• China Ubah Zona Perang, Dari Darat ke Cyber, Serang Situs Pemerintah dan Perbankan India
Kantor berita India, ANI, Jumat (19/6/2020) melaporkan Bhadauria melakukan kunjungan diam-diam selama dua hari ke pangkalan udara Leh dan Srinagar.
Pangkalan itu dapat menjadi paling kritis dari operasi yang akan dilakukan oleh IAF di Ladakh timur jika kondisi terus memburuk.
Kunjungan itu dilakukan ketika pimpinan puncak pemerintah india dan China meninjau situasi di perbatasan setelah insiden Lembah Galwan.
Dapat dicatat India telah kehilangan pasukannya untuk pertama kalinya dalam 45 tahun terakhir di sepanjang LAC.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-beri-penghormatan-ke-tentara-india-yang-syahid.jpg)