Berita Gayo Lues
Harga Cabai di Gayo Lues Merosot, Segini Harganya
Akibat harga yang tidak stabil, menyebabkan banyak petani cabai beralih menanam bawang merah dan jagung.
Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Rasidan | Gayo Lues
SERAMBINEW.COM, BLANGKEJEREN - Harga cabai di kabupaten Gayo Lues (Galus) untuk semua jenisnya saat ini dilaporkan sedang merosot dalam beberapa hari terakhir ini, padahal untuk mendapatkan stok cabai dalam jumlah banyak tersebut juga masih relatif sulit dibanding dengan sebelumnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, Sabtu (21/6/2020), harga cabai saat ini di kabupaten itu sedang mengalami turun, bahkan akibat harga yang tidak menentu tersebut menyebabkan banyak petani cabai sebelumnya memilih beralih menjadi petani bawang merah dan petani jagung.
"Harga cabai saat ini masih merosot, sehingga dari waktu ke waktu petani cabai itu memilih beralih menjadi petani bawang, faktor harga yang sulit diprediksi dan tidak menentu selama ini," kata Indra Wati salah satu agen penampungan cabai di kabupaten itu kepada Serambinews.com, Sabtu (21/6/2020).
• Dua Peristiwa Penting pada Tanggal 21 Juni, Bung Karno Meninggal Dunia Presiden Jokowi Ulang Tahun
• Kuasa Hukum Novel Baswedan Heran dengan Petinggi KPK, yang Disebutnya Tak Peduli Nasib Novel
• Jadi Trend hingga Banyak yang Ikut-ikutan, Berikut 6 Tips Gowes yang Perlu Diketahui Pemula
Saat ini harga cabai untuk lima jenis cabai itu kabupaten tersebut yakni ditampung masing-masing untuk cabai rawit Rp 10.000/kg, begitu juga dengan cabai jenis bencong Rp 10.000/kg, sedangkan untuk cabai madun Rp 23.000/kg dan cabai hijau Rp 5.000, sementara cabai merah Rp 12.000/kg.
"Dilihat dari segi harga tersebut, semua harga untuk jenis cabai itu mengalami turun dari harga sebelumnya, bahkan harga untuk cabai jenis madun sebelumnya sempat bertahan pada harga Rp 55.000/kg, lain halnya dengan harga cabai yang lainnya," sebutnya.(*)
• Amerika Serikat Hentikan Uji Klinis Obat Malaria untuk Pengobatan Covid-19
• Buruh dari Zona Merah Dilarang Kerjakan Gedung SKB, Rekanan Pasrah, Diduga Ekses dari Masalah Ini
• Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Simeulue, BPBD Imbau Nelayan Hati-hati Melaut