Berita Internasional
Tak Tega Lihat Korbannya Menangis, Dua Penjambret Kembalikan Barang Rampasan dan Memberi Pelukan
Belum sampai dibawa lari dan masih berhadapan dengan kurir makanan, keduanya tiba-tiba merasa iba.
Belum sampai dibawa lari dan masih berhadapan dengan kurir makanan, keduanya tiba-tiba merasa iba
SERAMBINEWS.COM, KARACHI - Baru-baru ini, muncul sebuah kisah unik dari dua pelaku pencurian di Karachi, Pakistan.
Melansir World of Buzz dan The Express Tribune, kisah itu bermula kala dua pencuri bertemu dengan kurir makanan.
Dua pelaku itu saling berboncengan dengan menggunakan sebuah sepeda motor.
Mereka menghentikan laju kendaraannya dan berhenti di pinggir jalan begitu melihat kurir makanan.
Saat melihat kantong plastik berisi pesanan pelanggan, keduanya berusaha menjambretnya dari tangan kurir.
Sempat sedikit cekcok saat proses perebutan, namun para pencuri itu berubah pikiran.
Belum sampai dibawa lari dan masih berhadapan dengan kurir makanan, keduanya tiba-tiba merasa iba.
• Tim Jibom Ledakkan Benda Asing yang Dicurigai Bahan Peledak di Jembatan Fly Over Simpang Surabaya
Kantong plastik tersebut berakhir dikembalikan.
Alasannya, korban menangis sesenggukan melihat pesanan pelanggannya hendak diambil.
Kurir itu akan kehilangan rejeki dan tidak dibayar oleh pelanggan jika kantong plastik yang ia bawa direbut pihak lain.
Kedua pencuri yang masih memiliki hati nurani itu kemudian mengembalikan pesanan yang direbutnya.
Salah seorang pelaku bahkan berusaha menenangkan kurir pengantar dengan memberikan pelukan.
Ia juga menepuk bahu pelaku dan tampak berusaha meyakinkan bahwa keduanya tidak jadi mencuri.
• Cabuli Anak Tetangga, Kakek Cabul Terancam Hukum Penjara 15 Tahun
Setelahnya, dua pencuri itu pergi meninggalkan lokasi dengan motornya.
Kurir berbaju merah tersebut juga menyalakan motornya.
Aksi menyentuh dan tidak biasa itu terekam oleh CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Rekaman CCTV dua pencuri di Karachi menghibur seorang kurir pengantar makanan dan mengembalikan barang yang diambilnya setelah korban menangis menjadi viral," tulis The Express Tribune dalam keterangan di Twitter @etribunee.
"Tidak ada yang terlahir sebagai penjahat, itu adalah sistem & lingkungan yang memaksa mereka melakukan perampokan & kejahatan.
"Jika #PakArmy menghisap setiap sen dari anggaran dan mendorong masyarakat ke dalam kemiskinan, maka inilah yang terjadi. Jika Pakistan tidak bangun, generasi mendatang mereka tidak akan pernah memaafkan mereka," tulis akun @omarchakarzai.
• Dua Wanita Tionghoa Korban Terbalik Boat Merupakan Adik Kakak
Netizen lain menuliskan, tindakan kecil yang penuh haru itu mampu menyelamtakan kehidupan orang yang membutuhkan.
Dalam hal ini, kedua pencuri memutuskan untuk urung membawa pergi barang tersebut.
Yang mana hal itu membuat kurir makanan tidak kehilangan pelanggannya.
"Tindakan kecil kebaikan telah membuat kami menangis. Ini memberi tahu banyak tentang jenis lingkungan beracun yang kita tinggali.
"Hal-hal kecil membuat perbedaan besar. Kemanusiaan adalah apa yang akan menyelamatkan kita. Bertindaklah dengan baik," kata @aaqibrk. (*)
Artikel ini telah tayang di Grid.Id dengan judul "Tak Tega Lihat Korbannya Menangis Saat Dijambret, Dua Maling Ini Kembalikan Barang Curiannya, Mereka Juga Tenangkan Korban dengan Pelukan"