Breaking News:

Aceh Kembali Kaji Tutup Perbatasan

Pemerintah Aceh mempertimbangkan untuk menutup kembali wilayah perbatasan menyusul melonjaknya kasus Covid-19

For Serambinews.com
Petugas gabungan dari Tim Gugus Tugas Penanggulangan Coronavirus Disease (Covid-19) Kota Lhokseumawe, saat melakukan pemeriksaan untuk kenderaan umum yang masuk lintas Kota Lhokseumawe, antara perbatasan Aceh Utara di kawasan Kecamatan Blang Mangat, Senin (22/6/2020). 

Hasil rapid test menunjukkan reaktif, sehingga ia kemudian melanjutkan pemeriksaan dengan uji swab tenggorokan RT-PCR. Hasilnya yang keluar pada Senin kemarin menunjukkan RI terkonfirmasi positif Corona. RI diduga tertular karena transmisi lokal mengingat yang bersangkutan tak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit.

Hal ini menambah panjang daftar kasus infeksi transmisi lokal di Aceh. Sebelumnya, satu keluarga di Lhokseumawe diketahui menularkan infeksi kepada 13 anggota keluarganya di Lhokseumawe dan di Lhoksukon, Aceh Utara.

Tak lama berselang, di Aceh Besar terungkap satu pasien yang sudah meninggal dunia menularkan Covid-19 kepada lima anggota keluarganya dan empat perawat di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Perbatasan Lhokseumawe

Pengetatan perbatasan juga dilakukan oleh Pemko Lhokseumawe di pintu masuk yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di pos cek poin kawasan Kecamatan Blang Mangat.

Pengetatan perbatasan ini telah dilakukan sejak beberapa hari terakhir, sejak bertambahnya kasus Covid-19 dan terungkapnya kasus transmisi lokal di daerah tersebut.

“Setelah bertambah pasien positif di Kota Lhokseumawe, kita melakukan upaya perioritas untuk mengadakan pemeriksaan kendaraan umum atau pribadi yang melintas masuk ke daerah ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan kota Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar, kepada Serambi, Selasa (23/6/2020).

Setiap penumpang yang keluar masuk menggunakan angkutan umum dan pribadi akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu melalui pengukuran suhu tubuh. Pemeriksaan itu dilakukan oleh tim dari BPBPD Kota Lhokseumawe.

“Setiap kendaraan yang melintas akan dilakukan pengecekan suhu tubuh, baik supir maupun penumpangnya. Namun dari hasil pemeriksaan, hingga hari ini belum ada yang diperintahkan putar balik,” imbuh Said Alam Zulfikar.

Di Lhokseumawe, jumlah pasien positif Corona tercatat sebanyak tujuh orang, dimana satu di antaranya meninggal dunia.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved