Breaking News:

DPRA Surati Presiden, Pertanyakan Surat Keputusan Pemberhentian Irwandi Yusuf dari Gubernur Aceh

Untuk menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan, kami mohon Bapak Presiden berkenan untuk segera menetapkan pemberhentian Saudara Irwandi Yusuf

SERAMBI/M ANSHAR
DAHLAN JAMALUDDIN, Ketua DPRA 

DPRA Surati Presiden, Pertanyakan Surat Keputusan Pemberhentian Irwandi Yusuf dari Gubernur Aceh

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - DPRA hingga saat ini belum menerima surat keputusan pemberhentian Irwandi Yusuf dari Gubernur Aceh.

Padahal, pada Februari 2020 lalu Mahkamah Agung telah mengeluarkan putusan yang menguatkan putusan pengadilan atas vonis bersalah terhadap mantan Gubernur Aceh tersebut.

Karena itu, DPRA kemudian mengambil inisiatif mempertanyakan hal itu langsung kepada Presiden RI, Joko Widodo.

Dalam salinan yang diperoleh Serambinews.com, Minggu (28/6/2020), surat bernomor 161/1329 itu dikirim kepada Presiden pada tanggal 23 Juni 2020, yang ditandatangani oleh Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin.

Surat juga ditembuskan kepada Ketua DPR RI, Menteri Dalam Negeri, Ketua Mahkamah Agung, Ketua Forbes DPR/DPD RI, dan Plt Gubernur Aceh.

Pelantikan Nova Tunggu Salinan Putusan Irwandi  

Irwandi Yusuf Kirim Surat Tulisan Tangan dari Lapas Sukamiskin, Bantah Minta Pindah ke Aceh

Mimpi Irwandi tentang Partai Lokal

Dalam suratnya, Dahlan menyampaikan perihal putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) terhadap Irwandi Yusuf, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 444K/Pid.Sus/2020, tanggal 13 Februari 2020.

Oleh sebab itu, dibutuhkan adanya kebijakan lebih lanjut terkait pemberhentian tetap Irwandi Yusuf dari jabatan Gubernur Aceh sesuai peraturan perundang-undangan.

"Namun sampai dengan saat ini kami belum menerima penetapan pemberhentian dimaksud," tulis Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin.

Halaman
12
Penulis: Yocerizal
Editor: Yocerizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved