Luar Negeri

Penari Perut Terkenal Mesir Ini Dipenjara 3 Tahun dan Denda 265 Juta, Dianggap Mengundang Syahwat

Sama el-Masry dihukum karena aksinya menari perut viral dan dianggap telah 'mengundang syahwat' di media sosial.

BBC
Hukuman penjara terhadap penari perut telah beberapa kali dijatuhkan pengadilan Mesir. 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Sama el-Masry, seorang penari perut asal Mesir yang terkenal dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dan didenda sebesar 300.000 pound Mesir (sekitar Rp 265 juta) pada Sabtu (27/6/2020).

Sama el-Masry dihukum karena aksinya menari perut viral dan dianggap telah 'mengundang syahwat' di media sosial.

Dilansir The Guardian, El Masry ditangkap pada April lalu selama penyelidikan terkait video dan foto-fotonya di media sosial.

Termasuk video populer di TikTok yang dianggap telah mengundang syahwat.

Penari perut itu membantah telah mengunggah foto-foto dan videonya di media sosial.

Dia mengatakan, seseorang telah mencuri foto dan video dari teleponnya dan membagikan ke media sosial tanpa persetujuannya.

Menurut John Talaat seorang anggota parlemen Mesir, "Ada perbedaan besar antara kebebasan dan aktivitas yang mengarah pada seksualitas."

Talaat juga meminta para peserta TikTok perempuan lain ditindak hukum.

Kepada Thomson Reuters Foundation, Talaat mengatakan bahwa El Masry dan para influencer media sosial perempuan lain sedang menghancurkan nilai-nilai dan tradisi keluarga dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang dilarang oleh hukum dan konstitusi.

Namun pihak El Masry mengatakan dirinya akan mengajukan banding.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved