Komplotan Pencurian Diringkus
Empat Pelaku Pembobol Rumah di Kota Subulussalam Jadi DPO
”Penyidik kami sudah mengembangkan jaringan pelaku pembobol rumah dan berhasil mengendus pelaku lain sekarang masuk dalam DPO,” kata Kapolres
Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
”Penyidik kami sudah mengembangkan jaringan pelaku pembobol rumah dan berhasil mengendus pelaku lain sekarang masuk dalam DPO,” kata Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono.
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Penyidik kepolisian sektor Simpang Kiri, Polres Subulussalam hingga kini masih mengembangkan kasus pencurian dengan pemberatan di wilayah tersebut.
Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, SIK dalam konferensi pers yang digelar, Senin (29/6/2020) mengatakan selain lima pelaku, pihaknya juga menetapkan empat tersangka dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kapolres AKBP Qori Wicaksono mengatakan jika penyidiknya secara marathon melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kasus dugaan pencurian dengan pemberatan di daerah tersebut.
”Penyidik kami sudah mengembangkan jaringan pelaku pembobol rumah dan berhasil mengendus pelaku lain sekarang masuk dalam DPO,” kata Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono.
Dikatakan, keempat pelaku yang sedang dalam pengejaran kepolisian masing-masing RD, A, Rez dan BSI.
• Dua Tahun Cedera, Syakir Sulaiman Segera Merumput Usai Menjalani Terapi
• Banyak Wajib Pajak di Abdya Mangkir, Mulai PNS Hingga Anggota Dewan dan Pengusaha, Ini Langkah BKD
• Israel Sedang Menghadapi Gelombang Kedua Kasus Virus Corona
Keempatnya merupakan bagian dari dua kelompok komplotan pembobol rumah yang kini dalam pengejaran kepolisian.
Bahkan diantara pelaku yang masuk DPO tersebut menggunakan hasil curiannya untuk membeli narkoba.
Polisi pun meminta agar masyarakat ikut berpartisipasi menjaga keamanan. Selain itu masyarakat diingatkan turut mengawasi anak-anak mereka agar tidak terjerembab dunia kriminal.
Apa yang disampaikan Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono sangat beralasan mengingat sebagian pelaku pembobol rumah yang ditangkap dikabarkan dari keluarga mampu.
Artinya, kata Kapolres AKBP Qori, pelaku mencuri bukan karena keterpaksaan karena uang hasil pencurian pun digunakan untuk game online bahkan narkoba.
”Inilah yang membuat kita prihatin, makanya kami ingatkan masyarakat dan para orang tua, ayolah kita jaga dan awasi anak-anak kita jangan terjerumus ke hal-hal negatif dan kriminal, karena masalah ini bukan tugas polisi saja tapi juga menjadi tanggungjawab bersama,” imbau AKBP Qori.
Seperti diberitakan sebelumnya, dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, lima pelaku pembobol rumah mengaku mempergunakan uang hasil curian untuk bermain game online.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kasus-pencurian-di-subulussalam-29-juni-2020.jpg)