Harga Gabah

Petani Abdya Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Gabah Berkisar Rp 5.100-Rp 5.200 Per Kg GKP

Di Kecamatan Susoh, areal tanaman padi yang sudah dipanen antara lain lokasi areal Blang Beah Desa Pawoh dan Pantee Perak.

Serambinews.com
Petani Kabupaten Abdya, memasuki era modernisasi alat pertanian. Sepeti petani kawasan Blang Beuah Desa Pawoh, Susoh, memanen gabah menggunakan mesin potong padi atau combine harvester, Minggu (14/6/2020). Ongkos panen dengan mesin Rp 12.500 per satu goni gabah isi 50 kg. 

Kurun waktu satu bulan ke depan, areal padi yang memasuki panen semakin luas karena rata-rata tanaman padi sudah keluar malai. Seperti areal di Kecamatan Lembah Sabil, Manggeng, Tangan-Tangan-Setia, Jeumpa, Kuala Batee dan Babahrot.

Mengantisipasi trend penurunan harga gabah ketika memasuki panen raya, petani sangat mengharapkan peran Pemkab Abdya menjaga stabilitas harga gabah.

Termasuk Perum Bulog Cabang Blangpidie diminta menampung produksi gabah petani melalui mitra kerjanya.

Jika tidak, peningkatkan produktivitas dan pendapatan petani sulit dicapai. Sebab, saat panen raya di seluruh kecamatan, harga gabah turun dengan beragam alasan dari pihak pedagang yang menampung gabah petani.

Sebagian besar petani dikatakan ‘terpaksa’ menjual gabah meskipun harga murah guna menutup biaya penanganan pasca panen. Seperti ongkos panen menggunakan mesin panen atau mesin potong padi (combine harvester) Rp 12.500 per goni ukuran 50 kg gabah.

Itu pun, jika menggunakan combine harvester milik Pemkab Abdya, kalau mesin pemotong milik swasta, ongkosnya lebih tinggi lagi.

Sementara panen padi secara manual atau dipotong dengan sabit ongkos lebih tinggi, yaitu Rp 600 ribu sampai Rp 700 ribu ukuran luas areal padi satu naleh bibit (1/3 ha).

Ditambah, ongkos angkut gabah yang dipotong dari areal sawah ke titik lokasi perontokan sekitar Rp 600 ribu per naleh bibit.

Sedangkan ongkos perontokan gabah dengan mesin tresher Rp 10.000 per goni gabah. Belum lagi, biaya dikeluarkan para petani untuk perawatan tanaman padi, termasuk biaya olah lahan di awal musim tanam.

Harga Tinggi

Halaman
123
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved