Jumat, 1 Mei 2026

Luar Negeri

PM India Serukan 'Made in India', Ketergantungan Impor dari China Harus Diakhiri

Perdana Menteri India Narendra Modi mengeluarkan seruan. Dia mengatakan warga harus mengutamakan produksi 'Made in India' untuk meningkatkan produksi

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: IANS
Perdana Menteri India, Narendra Modi 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Perdana Menteri India Narendra Modi mengeluarkan seruan.

Dia mengatakan warga harus mengutamakan produksi 'Made in India' atau buatan India untuk meningkatkan produksi lokal.

Sekaligus mengurangi ketergantungan impor selama puluhan tahun, khususnya dari China.

Wabah virus Corona dan ketegangan politik dengan China telah membuatnya mendesak warga untuk mengutamakan produks lokal dari sebelumnya.

Dia mengatakan untuk memperkuat manufaktur lokal ini berlaku untuk sektor otomotif India.

Dimana beberapa komponen mobil diimpor dari China dan sejumlah negara lainnya.

Dia berharap impor komponen mobil dari China harus bisa diakhiri dan juga ditutup.

Tetapi wabah virus Corona di India telah memberi dampak pada industri otomotif dengan penjualan merosot tajam sejak 2018.

COVID-19 juga telah mengganggu rantai pasokan global, yang merupakan hal-hal yang lebih rumit untuk para pembuat mobil India.

Setelah skenario ini, pemerintah India dilaporkan merencanakan kebijakan untuk membantu menghidupkan kembali sektor otomotif di negara ini.

Pemerintah sedang menyusun skema insentif sektor otomotif untuk menggandakan ekspor kendaraan.

Termasuk komponen mobil dalam lima tahun mendatang.

Produsen Mobil Tata Motors India Segera Cari Mitra Selain China

Hotel dan Restoran India Larang Kunjungan Warga China, Perabotan Made In China Dibuang

Pemerintah India Desak Warga Beli Produk Made In India

Pabrik mobil Hyundai asal Korea Selatan di India
Pabrik mobil Hyundai asal Korea Selatan di India (Foto: PTI)

Saat ini, tidak akan mempengaruhi penjualan kendaraan domestik.

"Tetapi akan membuat perusahaan mobil lebih mandiri dan menjaga keuangan dengan baik dalam jangka panjang," kata Modi

Departemen Industri Berat (DHI) India telah menyusun proposal untuk meningkatkan produksi lokal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved