Luar Negeri
DKK PBB Serukan Penghentian Permusuhan 90 Hari di Negara Konflik
Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) enuntut "penghentian permusuhan segera selama 90 hari.
SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuntut penghentian permusuhan segera selama 90 hari.
Khususnya di negara-negara yang sedang didera konflik bersenjata.
Dilansir AP, Rabu (1/7/2020), termasuk negara Suriah, Yaman, Libya, Sudan Selatan dan Kongo.
Negara-negara itu diminta untuk segera menangani serangan virus Corona baru, Covid-19 yang semakin meluas.
Badan PBB yang paling kuat pada Rabu (1/7/2020) memutuskan dengan suara bulat untuk mengadopsi sebuah resolusi.
Setelah Amerika Serikat dan China menyelesaikan perselisihan panjang tentang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Duta Besar Jerman untuk PBB, Christoph Heusgen, presiden dewan untuk Juli 2020, mengumumkan hasil.
Dia menyebutnya: “Suda ada harapan bagi semua orang yang saat ini hidup di zona konflik di seluruh dunia."
"Sekarang merupakan kewajiban dewan dan semua pihak yang terlibat konflik bersenjata.”
• AS Minta PBB Perpanjang Embargo Senjata ke Iran, Stabilitas Timur Tengah Dapat Terancam
• PBB Minta Tentara Myanmar Hentikan Pembantaian Etnis Rohingya
• 24 Organisasi HAM Desak PBB Masukkan Koalisi Arab Saudi Dalam Daftar Hitam
“Khususnya mengimplementasikan resolusi ini dalam bulan ini dan seterusnya," katanya.
Resolusi itu mendukung seruan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres pada 23 Maret untuk gencatan senjata global untuk mengatasi pandemi.
DK PBB juga menyerukan semua pihak yang bertikai untuk berhenti.
Seingga memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dan evakuasi medis yang aman dan tanpa hambatan.
Presiden AS, Donald Trump menunda pendanaan untuk WHO pada awal April 2020.
Trump menuduh badan kesehatan PBB itu gagal menghentikan penyebaran virus ketika pertama kali muncul di Cina.
Beijing sangat mendukung WHO dan menegaskan perannya dalam menyerukan aksi global terhadap COVID-19 dimasukkan dalam resolusi apapun.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/serangan-koalisi-di-sanaa-yaman.jpg)