Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Info Kota Sabang

Siapkan Ruang Isolasi di Akper Ibnu Sina, Pemko Sabang Komit Cegah Hingga Tangani Pasien Covid-19

Pemerintah Kota Sabang terus berkomitmen dalam menanggulangi penyebaran COVID-19. Mulai pencegahan hingga langkah penanganan setiap pasien covid-19

Editor: Muhammad Hadi
Foto: Humas Pemko Sabang
Tim Gugus Tugas Kota Sabang saat melaksanakan rapat percepatan penanganan Covid-19 di Kota Sabang. 

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Pemerintah Kota Sabang telah menyiapkan ruang isolasi terkait COVID-19 di Akper Ibnu Sina Sabang.

Ini sebagai langkah antisipasi Pemerintah terhadap lonjakan kasus virus corona di Kota Sabang.

Sekretaris Daerah Kota Sabang, Drs. Zakaria MM mengatakan sekarang ini ruang tersebut digunakan oleh tenaga medis untuk isolasi, akibat berkontak jarak dekat dengan pasien perdana COVID-19 di Sabang, yakni NAU, 16 tahun.

"Gedung Akper Ibnu Sina milik Pemko Sabang saat darurat ini, dipergunakan sebagai ruang isolasi tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien positif dan juga sebagai antisipasi bagi aparatur lainnya dan masyarakat,” kata Sekda Kota Sabang, Rabu (1/7/2020).

Pemko Sabang Raih WTP Ke-8 Kalinya Secara Beruntun

Menurutnya, Pemerintah Kota Sabang terus berkomitmen dalam menanggulangi penyebaran COVID-19.

Mulai dari upaya pencegahan hingga langkah penanganan setiap pasien COVID-19.

"Masyarakat jika memang terpaksa harus dikarantina atau diisolasi maka sesuai dengan petunjuk protokol kesehatan," ujarnya.

Sabang Catat Kasus Pertama Positif Covid-19

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Sabang, dr Edi Suharto menerangkan bahwa telah mengambil sampel usap (swab) 20 orang warga Sabang untuk diuji dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Hal ini sebagai langkah antisipasi setelah terdeteksi satu kasus positif COVID-19 di Sabang.

Dari 20 warga yang telah diambil sampel usap tersebut, empat orang diantaranya merupakan anggota keluarga warga berinsial NAU, 16 tahun, pasien yang positif COVID-19.

"Kemudian 16 orang lagi perawat yang sudah diambil swab. Tapi hasil swab-nya belum keluar, kemungkinan hari ini atau besok, mudah-mudahan negatif semuanya," kata dr Edi.

Ia menjelaskan, empat orang anggota keluarga NAU tersebut, yakni ayah dan satu orang saudara kandung pasien, serta dua orang pamannya. Keempat mereka sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Kodim Bireuen Bangun Rumah Warga Miskin di Blang Panjoe Kutablang

Sedangkan 16 orang perawat di Puskesmas Sukajaya tersebut juga sedang mejalani isolasi mandiri, sembari menunggu hasil swab PCR mereka diketahui dari Balai Litbangkes Aceh, di Aceh Besar.

dr Edi menjelaskan, sejak NAU dinyatakan positif COVID-19, pihaknya segera melacak semua yang berkontak jarak dekat dengan pasien.

Mulai dari anggota keluarga, tenaga medis, hingga petugas kebersihan di RSUD Sabang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved