Luar Negeri
Palestina Lockdown Lima Hari, Kasus Virus Corona Terus Meningkat
Palestina telah mengumumkan lockdown atau penguncian selama lima hari di Tepi Barat. Ha itu untuk menanggapi peningkatan besar kasus virus Corona
Tetapi, harus tetap menjaga langkah-langkah pencegahan virus Corona.
Area yang dibuka termasuk museum, Piramida Giza dan Benteng Saladin di Kairo, bersama kuil kuno Karnak dan Hatshepsut yang terkenal di kota Luxor.
Pemerintah Mesir ingin menghidupkan kembali sektor pariwisata, yang telah menunjukkan pemulihan sebelum pandemi setelah bertahun-tahun tidak stabil.
Negara Arab lainnya, Lebanon telah membuka bandara internasional pada Rabu (1/7/2020).
Setelah penutupan tiga bulan lebih sebagai bagian mencegah penyebaran virus Corona.
Bandara ini akan beroperasi denan kapasitas 10 persen pada awalnya, membawa sekitar 2.000 wisatawan setiap hari.
Penerbangan pertama yang tiba adalah Emirates dari Dubai.
Lainnya yang dijadwalkan dari Arab Saudi, Qatar, Kuwait, London dan Paris.
Lebanon sedang dilanda krisis ekonomi dan keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pemerintah Lebanon berharap pembukaan kembali bandara akan membantu membawa mata uang keras untuk menopang perekonomian.
Wisatawan dari negara-negara yang tidak memberikan tes PCR sebelum naik akan diuji saat kedatangan di Lebanon.
Penumpang harus membayar untuk tes kedua atau 72 jam kemudian.
Tetapi, akan diminta untuk karantina jika dinyatakan positif virus Corona.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemuda-palestina-bentrok-dengan-tentara-israel.jpg)