Breaking News:

BLT

Penyaluran BLT DD untuk Warga Terdampak Covid-19 Diperpanjang Hingga September 2020

Pemerintah memperpanjang BLT DD dari tiga bulan pertama (April, Mai dan Juni) menjadi tiga bulan kedua (Juli, Agustus dan September 2020) mendatang.

Foto kiriman warga
Penyerahan BLT-DD Desa Lhueng Asan, Kecamatan Blangpidie, Abdya kepada KPM yang berhak menerimanya, Selasa (19/5/2020) 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Pemerintah memperpanjang penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), dari tiga bulan pertama (April, Mai dan Juni) menjadi tiga bulan kedua (Juli, Agustus dan September 2020) mendatang.  

Perpanjangan penyaluran bantuan sosial (bansos) khusus BLT DD dari tiga bulan (tiga tahap) menjadi enam bulan (enam tahap) tersebut sesuai aturan baru dari Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI.

Nilai nominal BLT DD yang diperpanjang tiga bulan kedua berbeda dengan nominal tiga bulan tertama. Jika nilai nominal tiga bulan pertama disalurkan Rp 600.000 per KPM (Keluarga Penerima Manfaat) per bulan. Sedangkan tiga bulan kedua masing-masing KPM menerima Rp 300.000 per bulan.  

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya, Mussawir SSos MSi dihubungi Serambinews.com, Kamis (2/7/2020) membenarkan kalau pemerintah akan memperpanjang penyaluran BLT DD dari tiga bulan menjadi enam bulan atau enam tahapan penyaluran. 

“Perpanjangan itu berdasarkan aturan baru, yaitu Permendes Nomor 7 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Permendes PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020,” kata Mussawir, sebelumnya menjabat Kepala Badan Keuangan (BK) Abdya tersebut.

Aturan dari Permendes tersebut tentang perpanjangan penyaluran bansos jenis BLT DD itu sudah dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Abdya, Nomor 19 tahun 2020 sebagai payung hukumnya.

Perpanjangan penyaluran BLT DD tiga bulan kedua dilaksanakan setelah tuntas penyaluran tiga bulan pertama (April-Juni 2020) atau setelah penyaluran tuntas untuk bulan Juni (tahap III untuk tiga bulan pertama).

Masih berdasarkan aturan baru dari Permendes, kata Mussawir, nilai nominalnya tidak sama, karena tiga bulan kedua (Juli-September 2020) masing-masing KPM menerima Rp 300.000 per bulan. Sedangkan tiga bulan pertama, setiap KPM mendapat Rp 600.000 per bulan.   

Aturan baru tersebut juga mengatur terkait penerima manfaat yang bisa dilakukan perubahan. Namun harus tetap melalui Musyawarah Desa khusus (Musdessus).

Halaman
123
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved