Rabu, 15 April 2026

Luar Negeri

India Larang Impor Peralatan Listrik dari China dan Pakistan

Pemerintah India telah melarang impor peralatan listrik dari China dan Pakistan. Kementerian Tenaga Listrik India telah mengeluarkan aturan baru dari

Editor: M Nur Pakar
AFP/Prakash SINGH
Anggota Pekerja Jurnalis India (WJI) menyemprotkan gambar Presiden China, Xi Jinping dalam demo anti produk China di New Delhi pada 30 Juni 2020. 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Pemerintah India telah melarang impor peralatan listrik dari China dan Pakistan.

Kementerian Tenaga Listrik India telah mengeluarkan aturan baru dari sebelumnya mengizinkan impor dari kedua negara tersebut.

Keputusan itu diambil karena ketegangan di Pusat Jalur Kontrol (LAC) di Ladakh yang belum juga mereda.

Meski beberapa putaran negosiasi antara personil militer kedua negara telah dilaksanakan.

Perkembangan itu terjadi, tidak lama setelah Menteri Tenaga Listrik RK Singh, dalam konferensi pers virtual dengan negara-negara bagian pada Jumat (3/7/2020).

Dia mengatakan India tidak akan mengimpor peralatan listrik dari negara-negara rujukan sebelumnya.

Dilansir TimesNowNews, Jumat (3/7/2020), negara-negara rujukan sebelumnya yang berbatasan dengan daratan termasuk Pakistan dan Cina.

Kementerian juga mewajibkan untuk menguji semua peralatan tersebut untuk digunakan dalam catu daya.

Dia beralasan ada kerentanan terhadap serangan virus malware dan trojan.

PM India Pantau Pangkalan Militer Ladakh: Musuh India Telah Melihat Api

PM India Serukan Made in India, Ketergantungan Impor dari China Harus Diakhiri

Hotel dan Restoran India Larang Kunjungan Warga China, Perabotan Made In China Dibuang

Kementerian Tenaga Listrik mengatakan,

"Setiap impor peralatan atau komponen atau bagian dari negara referensi sebelumnya harus ada izin terlebih dahulu dari pemerintah.”

Perintah tersebut menyatakan semua peralatan tersebut harus diperiksa kepatuhannya terhadap standar.

Apalagi, ada ancaman virus malware, trojanatau juga ancaman cyber yang tertanam di dalam perangkat listrik.

Kementerian Tenaga Listrik akan menyetujui protokol pengujian dalam hal peralatan yang diimpor dari negara referensi sebelumnya.

"Di mana peralatan atau komponen, suku cadang diimpor dari negara referensi sebelumnya dengan izin khusus.”

“Protokol untuk pengujian di laboratorium bersertifikasi dan ditunjuk harus disetujui oleh Departemen Tenaga," perintah itu mencatat.

Sebelumnya, selama pertemuan virtual dengan konferensi menteri energi negara yang diketuai olehnya, dia mengatakan:

"India memproduksi semuanya di sini.”

“Kami mengimpor peralatan listrik senilai Rs 71.000 crore termasuk Rs 21.000 crore dari Cina sendiri.

“Kami tidak akan mentolerir suatu negara akan masuk ke dalam wilayah kami .... “

“Kami tidak akan mengambil apapun lagi dari China dan Pakistan, " tegas Singh.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved