Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Alami Kerusakan Organ Hati, Wanita Rohingya Masih Dirawat di Rumah Sakit PMI Aceh Utara

Namun kondisi wanita tersebut jauh membaik dari pada saat pertama dia dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

For: Serambinews.com
Para pengungsi Rohingya 

"Kita masih terus melakukan analisa terkait penyebab terjadi kerusakan organ hati wanita itu," pungkas dr M Ifani.

Sebagaimana diketahui, awalnya sebanyak 99 imigran Rohingya terdampar di perairan Seunuddon, Kecamatan Seunudon, Aceh Utara, Rabu (24/6/2020).

Kapal mereka ditemukan oleh nelayan dengan jarak lebih kurang empat mil dari pesisir pantai dalam kondisi rusak.

Selanjutnya para imigran dievakuasi ke kapal nelayan Aceh Utara tersebut.

Tidak lama kemudian, boat yang sudah dipenuhi imigran Rohingyaya dibawa ke tepi laut Pantai Lancok Aceh Utara.

Lalu pada Kamis (25/6/2020$ sore pukul 16.00 WIB, warga pun sepakat menurunkan Imigran Rohingya tersebut dari kapal ke darat.

Mereka sempat berada di pondok-pondok tepi pantai sekitar dua jam, sebelum dievakuasi ke lokasi penampungan sementara, yakni di bekas kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe, kawasan Punteut, Kecamatan Blang Mangat.

Namun pada Senin (29/7/2020), satu pengungsi Rohingya atas nama Mohammed Ayas (23) harus dilarikan ke Rumah Sakit PMI Aceh Utara di Lhokseumawe, akibat sakit di bagian perut.

Satu hari kemudian atau pada Selasa (30/6/2020), kembali satu Pengungsi Rohingya dilarikan ke rumah sakit, yakni Khatija (33).

Keluhannya sama, sakit di bagian perut.(*)

Pasar Ikan dan Pasar Sayur Samalanga Semrawut, Ini Harapan Anggota DPRK Bireuen

Briptu Yuni, Polwan Polresta Ikut Misi Perdamaian ke Afrika Tengah  

Tim Tenis Dispora Aceh Bertanding di Bireuen, Ini Tujuannya

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved