Berita Banda Aceh

Warga Kota Banda Aceh Sudah Bisa Cetak Sendiri Dokumen Kependudukan, Ini Ketentuannya

Hal itu juga menjadi salah satu pencegahan dan upaya Disdukcapil menghindari terjadinya praktik pencaloan dan pungutan liar (pungli)

FOR SERAMBINEWS.COM
Kadis Disdukcapil Kota Banda Aceh, Dra Emila Sovayana (kanan) dan staf pelayanan, sedang memperlihatkan blangko dokumen kependudukan di Kantor Disdukcapil setempat, Jumat (3/7/2020). 

Hal itu juga menjadi salah satu pencegahan dan upaya Disdukcapil menghindari terjadinya praktik pencaloan dan pungutan liar (pungli)

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Terhitung mulai Rabu, 1 Juli 2020, warga Kota Banda Aceh sudah dapat mencetak sendiri dokumen kependudukan.

Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh, Dra Emila Sovayana dengan adanya Permendagri Nomor 109 tahun 2019, masyarakat sudah bisa mencetak sendiri di rumah dokumen kependudukan yang diperlukan menggunakan kertas HVS putih ukuran A4 80.

Hal itu juga menjadi salah satu pencegahan dan upaya Disdukcapil menghindari terjadinya praktik pencaloan dan pungutan liar (pungli).

Meski, sebut Emila, semua pelayanan selama ini semuanya gratis, kata Emila, Jumat (3/7/2020) di Kantor Disdukcapil Kota Banda Aceh.

Keluarga Akan Lapor Balik Anak Durhaka yang Ingin Jebloskan Ibu Kandungnya ke Penjara

Selain Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA), dokumen kependudukan lainnya bisa dicetak sendiri.

"Untuk KTP dan KIA silahkan datang ke Disdukcapil untuk pengurusannya. Tapi, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, Akta Penceraian, Akta Pengasuhan Anak dan lain-lain bisa dicetak sendiri dan sudah tidak menggunakan blangko lagi,” ujar Emila.

Ia menjelaskan, Disdukcapil sudah menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE) sehingga masyarakat bisa mencetak dokumen kependudukan secara mandiri setelah mengajukan permohonan melalui aplikasi Sistem Informasi dan Administrasi (SIAK).

"Masukkan data terlebih dahulu, setelah itu petugas Disdukcapil akan memverifikasi data tersebut dan selesai diverifikasi, dokumen kependudukan yang diajukan pemohon akan dikirim ke email yang sudah didaftarkan saat mengajukan permohonan di aplikasi SIAK," jelas Emila.

Menolak Cinta Seorang Pria, Wanita Ini Ditembak Mati Dua Hari Menjelang Pernikahannya

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved