Kamis, 21 Mei 2026

Berita Luar Negeri

Bocah 11 Tahun Tewas Tertembak di Kepala, Kakek Korban Sangat Sedih: Dia Anak yang Baik

Nama bocah tersebut Davon McNeal, ia terbunuh di kotanya yakni Washington DC, Amerika Serikat, (5/7/2020) malam.

Tayang:
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
Daily Star
Pada pukul 21.20 (4/7/2020) malam waktu Amerika Serikat, Davon McNeal, tertembak di kepala. 

SERAMBINEWS.COM - Bocah laki-laki berusia 11 tahun tertembak pada kepalanya dan meninggal dunia.

Nama bocah tersebut Davon McNeal, ia terbunuh di kotanya yakni Washington DC, Amerika Serikat, (5/7/2020) malam.

Melansir dari Daily Star (6/7/2020), sebelum tertembak, Davon McNeal sedang dalam perjalanan ke BBQ komunitas di tenggara Washington DC, Amerika Serikut untuk sebuah perayaan.

Davon McNeal dilaporkan berhenti sejenak di rumah bibinya untuk mengambil charger ponsel

Dia dilaporkan berhenti di rumah bibinya untuk mengambil charger telepon dalam perjalanan.

Pada pukul 21.20 hari Sabtu (4/7/2020) waktu Amerika Serikat, Davon McNeal, tertembak di kepala.

Ia sempat di bawa ke rumah sakit di kotanya, namun ia dinyatakan meninggal dalam perjalanan.

Viral Skripsi Dibuang dari Jendela, Kepala Perpustakaan Kampus UNILAK Dicopot, Ini Penjelasan Rektor

Viral Potret Black Panther Muncul di India Hebohkan Warganet

VIRAL VIDEO Suami Digerebek Sedang Bobo di Hotel Bareng Teman Istri Sah, Selingkuhan Sudah Hamil

Petugas masih mencari pelaku penembakan dan menyisir area korban tertembak.

Polisi masih berusaha mencari pelaku dan mendapatkan petunjuk-petunjuk lain penembakan yang menewaskan bocah berusia 11 tahun ini.

Untuk sementara belum ditemukan pelaku dan polisi masih berusaha menemukan jawaban dari kematian Davon McNeal.

Setelah penembakan yang menewaskan cucunya, kakek dari Davon McNeal, Tony Lawson berbicara pada media dan memberitahu mengenai kecintaan cucunya Davin pada sepak bola Amerika.

Oknum Polisi India Dipecat, Asyik Belai Pistol Saat Terima Laporan Seorang Ibu dan Putrinya

Ia juga berharap agar segala tindakan kekerasan terkhusus kekerasan dengan senjata agar segera dihentikan.

Dengan tetesan air mata, ia sedih cucunya yang berusia 11 tahun harus meninggal lebih cepat karena terbunuh.

“Dia anak yang baik. Maksudku, hidupnya hilang pada usia 11 tahun, dia belum menjalani hidupnya sepenuhnya.

Kita harus berhenti saling membunuh. Hentikan. Letakkan senjata,” ucapnya seperti dikutip pada Daily Star.

Jadi Menteri Pertahanan, Segini Harta Kekayaan yang Dimiliki Prabowo Subianto

Sebelum Menghilang Bawa Kabur Uang Nasabah, Vina Mangkir Lima Kali dari Panggilan Pimpinan Bank

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved