Berita Banda Aceh

Ketua DPRK Banda Aceh Sebut Sikap Pesepeda Perempuan tak Berjilbab Coreng Komunitas Gowes Lain

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar ST mengecam keras sekelompok perempuan bersepeda yang tidak menggunakan jilbab

For Serambinews.com
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar ST. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar ST mengecam keras sekelompok perempuan yang tidak menggunakan jilbab dan berpakaian ketat di area publik saat melakukan gowes (bersepeda) yang sempat menghebohkan warga Kota Banda Aceh.

Menurut Farid, tindakan yang dilakukan sekelompok perempuan tersebut melanggar Qanun Syariat Islam khususnya Qanun Nomor 11 tahun 2002 tentang pelaksanaan syariat Islam bidang aqidah, ibadah, dan syi’ar Islam.

“Ini bentuk pelecehan terhadap pelaksanaan syariat Islam dan kearifan lokal masyarakat Aceh di bumi Serambi Mekkah yang selama ini kita tegakkan,” tegas Farid Nyak Umar.

VIDEO - Heboh! Sekelompok Wanita Gowes Berpakaian Seksi di Banda Aceh

Penelitian Ungkap 65 Persen Anak-anak Kecanduan Gadget Selama di Rumah Aja, Ini Dampaknya

Farid menambahkan, Aceh khususnya Kota Banda Aceh dengan kekhususannya telah menerapkan syariat Islam sejak 2002 lalu.

Karena itu, siapapun yang berada di Kota Banda Aceh harus menghormati pelaksanaan syariat Islam sesuai qanun yang berlaku.

Bocah 11 Tahun Tewas Tertembak di Kepala, Kakek Korban Sangat Sedih: Dia Anak yang Baik

“Kita harus pahami bahwa Kota Banda Aceh sebagai etalasenya Aceh, apa yang mereka pertontonkan ini tidak hanya mencoreng wajah Banda Aceh tetapi juga Aceh,” ujarnya.

Oleh karena itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta Pemerintah Kota Banda Aceh mengusut dan menindak tegas setiap pelanggar syariat Islam di Banda Aceh tanpa pandang bulu, sesuai dengan Qanun Nomor 11 tahun 2002, Pasal 14, ayat (3) dan (4).

Farid menilai, apa yang dilakukan sekelompok pesepeda perempuan tersebut juga telah mencoreng komunitas gowes lain yang murni berolah raga.

Viral Pria ini Tweet Ikan yang Memiliki Bibir Seksi, Warganet: Seksi Betul

Ia berharap tindakan tersebut tidak terulang lagi bagi siapa pun yang berada di Kota Banda Aceh.

Terakhir, Farid yang juga aktivis dakwah ini mengapresiasi gerak cepat Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang memerintahkan Satpol PP dan WH untuk mengamankan mereka dan melakukan pembinaan.

“Ke depan ini menjadi peringatan bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk meningkatkan pengawasan pelaksanaan qanun-qanun Islam salah satunya dengan berpatroli rutin melibatkan aparatur gampong dan masyarakat karena Banda Aceh sebagai pilot project pelaksanaan Syariat Islam di Indonesia,” pungkansya.(*)

Penerimaan Negara Minim, Belum Ada Kepastian Kapan Gaji Ke-13 PNS Dibayar

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved