Selasa, 19 Mei 2026

Berita Luar Negeri

Alasan Demi Kehormatan, Seorang Wanita Dimutilasi Suami dan Abang Iparnya

Tim forensik dari kepolisian setempat berhasil mengidentifikasi mayat atas nama Waziran yang bermukim di desa Wadda Chachar.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
TWITTER/@AyazLatifPalijo
Waziran, wanita berusia 24 tahun menjadi korban mutilasi oleh suami dan abang iparnya sendiri pada 27 Juni 2020 yang alasannya demi menjaga kehormatan. 

Tim investigasi gabungan masih terus menyelidiki insiden ini.

Kasus Serupa

Tak hanya di Pakistan, kasus honour kiling atau 'pembunuhan demi kehormatan'  juga terjadi di Iran.

Seorang wanita atas nama, Rayhaneh Ameri yang berusia 22 tahun dibunuh ayah kandungnya Rayhan, Senin (15/6/2020) malam, hanya gara-gara pulang jam 11:30 malam.

Gara-gara Pulang Jam 11.30 Malam Gadis 22 Tahun Tewas Dikapak Sang Ayah. Reyhaneh Ameri gadis berusia 22 tahun.
Gara-gara Pulang Jam 11.30 Malam Gadis 22 Tahun Tewas Dikapak Sang Ayah. Reyhaneh Ameri gadis berusia 22 tahun. (Twitter)

Laporan awal, ayah Rayhaneh "dengan bangga" mengaku membunuh putrinya dengan kapak.

Namun kepolisian Iran membantah informasi ini menyatakan Rayhan sengaja membunuh putrinya karena demi kehormatan.

Pembunuhan Rayhaneh terjadi dua hari setelah pembunuhan Fatemeh Barihi, 19, dipenggal suaminya, 13 Juni 2020 di Kota Abadan, Iran.

Pakistan Blokir Game PUBG, Akibat Picu Serangkaian Aksi Bunuh Diri

Petani Nekat Bunuh Diri, Gegara Handphone yang Dibelikannya untuk Sang Putri Tak Sesuai Keinginan

Sebelumnya, publik Iran juga dikejutkan dengan pembunuhan Romina Ashrafi yang berusia 14 tahun oleh ayah kandungnya, pekan terakhir Mei 2020.

Dalam laporan terperinci pada Selasa 16 Juni, kantor berita lokal Rokna mengatakan,

"Pada Senin pagi, ketika kakak perempuan Rayhaneh mengunjungi rumah orangtuanya, dia menemukan rumah itu berantakan, dan tidak ada orang di rumah."

Setelah ibu Reyhaneh kembali, keduanya pergi ke kamar Rayhaneh dan menemukan pakaian yang berlumuran darah.

Kemudian, polisi menemukan jejak darah yang mengarah ke mobil ayah Rayhaneh.

Berdasarkan pelacakan ponsel, ayah Rayhaneh diketahui telah pergi ke desa terdekat.

Gedung Bursa Efek Pakistan Diserang Kelompok Bersenjata, Enam Orang Terbunuh

Ini Benar-benar Suami Biadab, Bunuh Istri di Depan Anak-anak, Hanya Gara-gara Masalah Sepele

Setelah ditemui polisi, dia mengaku membunuh putrinya dengan kapak lalu pergi ke desa lain.

Menurut laporan Rokna, ayah Rayhaneh mengaku membunuh putrinya pada jam sebelas malam.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved