Selasa, 19 Mei 2026

Berita Subulussalam

Biaya Rapid Test Rp 433.000 Dikeluhkan, Wali Kota Subulussalam Janji Akan Evaluasi

Saat ini tarif rapid test pribadi atau yang bukan pasien di RSUD Kota Subulussalam dikenakan biaya Rp 433.000.

Tayang:
Penulis: Khalidin | Editor: Said Kamaruzzaman
For Serambinews.com
Wali Kota Subulussalam, H Affan Alfian Bintang SE 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H Affan Alfian Bintang SE berjanji akan mengevaluasi soal tarif rapid test di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Hal itu disampaikan Walkot Subulussalam Affan Bintang kepada Serambi Senin (6/7/2020) menanggapi sejumlah keluhan warga terkait mahalnya biaya rapid test di daerah tersebut.

Saat ini tarif rapid test pribadi atau yang bukan pasien di RSUD Kota Subulussalam dikenakan biaya Rp 433.000.

Wali Kota Subulussalam Janji Evaluasi Biaya Rapid Test di RSUD, Bahkan Jika Perlu Digratiskan

Hasil Rapid Test, 5 Warga Perumahan IOM Polres Aceh Besar Reaktif Covid-19, Ratusan Warga Diisolasi

Cerita Agus yang Anaknya Gagal Rapid Test di RSUD Subulussalam Karena Biaya Tinggi

Biaya ini ditetapkan berdasarkan peraturan direktur (Perdir) RSUD Kota Subulussalam.

Walkot Affan Bintang sendiri mengakui ada menerima keluhan sejumlah mahasiswa yang mau kuliah soal rapid test. Setelah itu dia mendisposisi membantu keringanan biaya rapid test terkait ke RSUD Subulussalam.

"Ada 20-an mahasiswa yang kita bantu keringanan dan mereka sangat berterima kasih, jadi nanti masalah ini akan kami bicarakan kembali bagaimana solusinya," kata Walkot Affan Bintang.

Affan Bintang berjanji akan memanggil pihak RSUD Subulussalam maupun Dinas Kesehatan setempat.

Pasalnya, ada bantuan alat rapid test untuk daerah ini yang bisa saja digunakan untuk membantu masyarakat di sana.

Terkait Mahalnya Biaya Rapid Test, Ini Penjelasan Direktur RSUD Subulussalam

Biaya Rapid Test di Subulussalam Capai Rp 450 Ribu, Anggota DPRK Minta Agar untuk Warga Digratiskan

Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19, Warga Aceh Selatan Bersitegang dengan Para Medis Tolak Diisolasi

Jika memang bisa, kata Walkot Affan Bintang, akan diambil opsi menggratiskan biaya rapid test bagi masyarakat Subulussalam terutama anak sekolah, masuk pesantren, dan kuliah keluar daerah.

"Nanti coba saya hubungi dulu pihak RSUD dan Dinkes apakah dipakai rapid test bantuan atau dibeli lagi dari anggaran daerah,' ujar Walkot Affan Bintang.

Walkot Affan Bintang mengaku ada pasokan stok rapid test untuk Dinas Kesehatan sekitar 300-an alat. Intinya, kata Walkot Affan Bintang, soal rapid test akan kembali dikoordinasikan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved