Sabtu, 25 April 2026

Aceh Besar Lawan Covid 19

Hasil Rapid Test, 5 Warga Perumahan IOM Polres Aceh Besar Reaktif Covid-19, Ratusan Warga Diisolasi

Kita sudah lakukan rapid test. Alhamdulillah hasilnya sebagian negatif. Namun, lima orang hasilnya reaktif rapid test.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Ansari Hasyim
HO/SERAMBINEWS.COM
Juru Bicara Covid-19 Aceh Besar, Drs Iskandar MSi mengatakan dua santri Aceh Besar yang pulang dari Jawa Timur diisolasi di RSUZA Banda Aceh untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Kamis (23/4/2020). 

Laporan Asnawi Luwi I Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Sekitar 200 orang lebih atau 63 Kepala Keluarga (KK) yang menghuni Perumahan IOM Polres Aceh Besar, Senin (6/7/2020) menjalani rapid test Covid-19 di Aceh Besar untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Kita sudah lakukan rapid test. Alhamdulillah hasilnya sebagian negatif. Namun, lima orang hasilnya reaktif rapid test. Mereka ini sudah dilakukan swab dan menunggu hasilnya keluar lima hari mendatang. Masyarakat di IOM Polres Aceh Besar masih diisolasi sampai hasil swab keluar," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Besar Drs Iskandar MSi, kepada Serambinews.com, Selasa (7/7/2020).

Menurut Iskandar yang juga Sekda Aceh Besar, di Kabupaten Aceh Besar orang postif Covid-19 mencapai 23 warga. Dari jumlah itu, 18 orang positif corona dirawat di RSU Zaionel Abidin Banda Aceh.

Sedangkan, orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 230 orang dan terkonfirmasi laboratorium mencapai 18 orang.

Iskandar mengatakan guna memutus rantai penyebaran virus corona di pedesaan dalam Kabupaten Aceh Besar, pihaknya sudah dua kali memanggil seluruh camat di Aceh Besar agar PNS tidak berkeliaran di Warkop dan pasar dan juga agar tetap mengikuti protokol kesehatan.

Bupati Aceh Besar: Jangan Wariskan Seulawah Dara kepada Anak Cucu dalam Keadaan Gundul

Miss Polo Aceh 2020 Selesai Jalani Karantina Online, Tunggu Pengumuman Top 12

200.000 Pensiunan PNS Tak Bisa Cairkan Tabungan Rumah, Ini Penjelasan Kemenkeu

Tetapi, memang, diakui pengawasan masih lemah karena masyarakat sulit sekali menerapkan physical distancing dan social distancing serta memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun.

"Zona merah juga pengawasan masih lemah, apalagi di daerah kita zona hijau. Makanya, kita khawatirkan penyebaran virus corona dari daerah lain di Aceh Besar," katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved