Breaking News:

Berita Nasional

Mujenih Mengira Duit Rp 500 Juta Sampah, Sempat Ditendang Sebelum Dibuka, Akhirnya Dikembalikan

Semula ia mengira bungkusan itu berisi sampah yang biasa ditinggalkan penumpang di dalam gerbong, setelah dibuka ternyata berisi uang pecahan 100.000.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi para pemudik yang akan naik kereta api ke kampung halamannya untuk menyambut Lebaran. 

SERAMBINEWS.COM, BOGOR - Mujenih (30), petugas kebersihan kereta rel listrik (KRL), tak menyangka kantong plastiK warna hitam yang tergeletak di gerbong KRL jurusan Jakarta-Bogor itu berisi uang Rp 500 juta.

Semula ia mengira bungkusan itu berisi sampah yang biasa ditinggalkan penumpang di dalam gerbong.

Namun betapa terkejutnya Mujenih ketika bungkusan itu dibuka ternyata berisi gebokan uang pecahan Rp 100 ribuan.

"Di gerbong tiga dari belakang, ada di bawah kursi prioritas. Sempat ditendang-tendang, dikira itu sampah," ungkap Mujenih di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/7/2020).

KRL Disesaki Penumpang, Netizen Pelesetkan PSBB Jadi Penularan Sosial Berskala Besar

Sri Mulyani Bagikan Kabar Gembira, Gaji ke-13 PNS Akan Cair, Uang Pensiun Dinaikkan

Rekor Baru Bertambah 2.657 Orang, Klaster Secapa AD 1.262, Total 70.736 Kasus Covid-19 di Indonesia

Penemuan itu terjadi sekira pukul 15.30 WIB, Senin (6/7/2020), saat ia mengepel lantai KRL jurusan Jakarta-Bogor yang baru saja tiba di Stasiun Bogor.

Dikatakan, sebelum mengetahui kantong plastik itu berisi uang, tak satupun penumpang KRL yang lalu lalang menaruh perhatian, bahkan beberapa di antaranya sempat menendang-nendang bungkusan tersebut lantaran mengira berisi sampah.

"Awalnya saya lagi kerja, terus kata petugas keamanan ada bungkusan, sampah atau apa ya, saya buka berdua sama dia. Pas dilihat isinya uang, saya langsung serahkan kepada ke PS (passanger service) Stasiun Bogor," terang pria yang sudah tiga tahun bekerja di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) itu.

Pria yang berdomisili di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor itu mengaku kaget ketika menemukan uang Rp 500 juta itu. Menurutnya, uang tersebut merupakan hak orang lain yang harus dikembalikan.

Ini Alasan Anggota DPRK Abdya Serahkan Uang Rp 2,4 Miliar kepada Oknum Karyawati Bank

Nova Ajukan Segudang Permintaan ke Jokowi, Termasuk Jalan yang Hilang dan Rel Kereta Api

Kapolda Aceh, Pangdam Launching Kampung Tangguh Covid-19 & Program Ketahanan Pangan di Bener Meriah

Setelah Mujenih menyerahkan setumpuk uang dalam plastik hitam ke PS Stasiun Bogor, selang 10 menit kemudian pemiliknya yang merupakan seorang laki-laki langsung datang mengambilnya.

"Dia (pemilik uang) turun dari jalur lima, sempat mencari di jalur empat. Sekitar 10 menit diserahkan ke PS, dia datang langsung," terang Mujeni.

Menurutnya pemilik uang itu merupakan pria yang sudah kelihatan tua. "Milik orang tua, sudah sepuh orangnya, tapi saya nggak sempat foto, cuma ketemu di depan pintu PS Stasiun Bogor," ungkap Mujenih.

Menurutnya, sang pemilik uang sempat mencari-cari di area Stasiun Bogor. Managemen PT KCI menyatakan pihaknya selalu mengembalikan barang milik penumpang yang tertinggal di KRL.

"PT KCI setiap harinya selalu mengembalikan barang apa pun yang tertinggal dan ditemukan di dalam KRL. Barang-barang ini dicatat dalam aplikasi lost and found," kata Vice President Corporate Communications KCI Anne Purba.

Ia menambahkan laporan barang tertinggal juga dicatat dan dicocokkan melalui aplikasi yang sama.

"Seluruh petugas bekerja bukan karena nilainya Rp 500 juta. Tapi apa pun barang yang ditemukan akan kami follow up melalui sistem lost and found ini," katanya.(tribunbogor)

Editor: Said Kamaruzzaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved