Minggu, 26 April 2026

Luar Negeri

2.245 Pasien Virus Corona Arab Saudi Kritis, Dari 65.269 Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kerajaan Arab Saudi masih merawat sebanyak 65.269 pasien virus Corona baru, Covid-19.Dari jumah itu, sebanyak 2.245 pasien virus Corona Arab Saudi dal

Editor: M Nur Pakar
AFP/FAYEZ NURELDINE
Seorang pekerja listrik asal Sudan, Hatem (45) yang sudah habis izin tinggal bersembunyi di sebuah lokasi untuk menghindari ditangkap polisi Riyadh, Arab Saudi pada 6 Juni 2020. 

Dengan jumlah korban kematian keseluruhan dalam wabah paling mematikan di Timur Tengah itu sudah melebihi 13.000 orang.

"Dalam 24 jam terakhir ini, kami kehilangan 203 rekan karena penyakit Covid-19," kata Juru Bicara kementerian Kesehatan, Sima Sadat Lari.

"Berdasarkan angka ini, jumlah total kematian akibat Covid-19 telah mencapai 13.032 orang," katanya.

Lari mengatakan 2.349 orang lainnya dinyatakan positif virus itu.

Sehingga meningkatkan jumlah keseluruhan wabah di negara itu menjadi 259.652 orang.

Republik Islam Iran itu telah menahan diri memberlakukan kuncian penuh untuk menghentikan penyebaran pandemi.

Pemerintah Iran telah mewajibkan pemakaian masker wajib di ruang publik tertutup sejak 4 Juli 2020, termasuk di transportasi umum.

Televisi pemerintah, yang presenternya sekarang mengenakan masker mengatakan polisi di Teheran menghentikan para penumpang tanpa masker saat memasuki kereta bawah tanah.

Pihak berwenang di Qom memperketat kontrol di bank dan kantor administrasi untuk memastikan implementasi protokol kesehatan, termasuk pemakaian masker, lapor kantor berita Tasnim, Senin (13/7/2020).

Jubir Kemenkes Iran itu meminta semua orang untuk menjaga jarak dari orang lain, mencuci tangan dan menggunakan masker.

"Semakin banyak waktu yang Anda habiskan di lingkungan yang penuh sesak, semakin besar kemungkinan Anda tertular penyakit ini," kata Lari.

Ekonomi menderita di bawah tekanan krisis kesehatan.

Mata uang negara, real, telah mencapai posisi terendah terhadap dolar AS dalam beberapa pekan terakhir ini.

Sebagian besar karena penutupan perbatasan dan penghentian ekspor non-minyak, menurut analis.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved