Breaking News:

Lockdown Berbulan-bulan Akibat Corona, Ekonomi Singapura Anjlok ke Level Terparah Sepanjang Sejarah

pertumbuhan ekonomi di negara mungil tersebut menyusut 41,2% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

KOMPAS.com/ERICSSEN
Kelompok pesepeda berfoto ria bersama di depan ikon Singapura, Air Mancur Patung Merlion, di Marina Bay, Jumat pagi (19/06/2020). Hari Jumat ini adalah hari pertama Fase 2 Singapura menuju new normal hidup bersama dengan virus Covid-19. Pada Fase 2 roda perekonomian dan aktivitas kehidupan sehari-hari Singapura kembali pulih seperti sedia kala. (KOMPAS.com/ERICSSEN ) 

SERAMBINEWS.COM - Berdasarkan data dari Worldometers.info pada Rabu (15/7/2020), Singapura menjadi salah satu negara yang terkena dampak virus corona (Covid-19).

Saat ini, Singapura menempati urutan ketiga sebagai negara dengan kasus virus corona terbanyak di Asia Tenggara.

Tepat di bawah Indonesia dan Filipina.

Di mana ada 46.630 kasus positif, 27 kasus kematian, dan 42.737 orang dinyatakan sembuh.

Walau begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut Singapura menjadi salah satu negara yang baik dalam menahan angka penyebaran.

Apalagi faktanya Singapura menjadi salah satu negara dengan kasus kematian terkecil di dunia.

Hanya saja, itu tetap membuat negara tetangga Indonesia ini terpuruk. Terlebih di sektor ekonomi.

Dilansir dari kontan.co.id pada Rabu (15/7/2020), ekonomi Singapura makin terperosok ke dalam resesi pada kuartal ini sejak perpanjangan status lockdown wilayah.

Memberi pukulan yang sangat berat pada banyak sektor bisnis.

Melansir BBC, pertumbuhan ekonomi di negara mungil tersebut menyusut 41,2% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved