Kamis, 9 April 2026

Berita Luar Negeri

125 Juta Warga Bihar India Terkurung Akibat Lockdown Selama 15 Hari

Semua sekolah, klub, dan bisnis yang tidak penting diperintahkan untuk ditutup di Bihar. Namun, warga banyak yang tak menerapkan protokol kesehatan.

AFP/Arun SANKAR
Para pekerja migran dan keluarganya berkumpul di stasiun kereta api Chennai untuk dikirim ke kampung halaman mereka di Negara Bagia Bihar dan Jharkhand, India, Kamis (11/6/21020). 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Bihar adalah salah satu negara bagian yang paling miskin di India dengan penduduk sebanyak 125 juta orang. Provinsi ini di-lockdown lagi mulai Kamis (16/7/2020).

Melansir AFP pada Kamis (16/7/2020), Bihar, yang sebagian besar wilayahnya berupa pedesaan dengan infrastruktur kesehatan yang lemah, di-lockdown selama 15 hari.

Kebijakan ini diumumkan sehari setelah Bangalore ditutup selama seminggu. Semua sekolah, klub, kuil, dan bisnis yang tidak penting diperintahkan untuk ditutup di Bihar, tetapi kegiatan konstruksi dan pertanian diizinkan untuk tetap berjalan.

Sementara transportasi umum ditutup, kendaraan pribadi masih diizinkan untuk beroperasi, sehingga jalan-jalan di ibu kota negara bagian Patna ini dipenuhi dengan mobil, truk, sepeda, dan becak otomatis.

Bea Cukai Amerika Tahan Sarung Tangan Medis Buatan Malaysia, Diduga karena Kasus Kerja Paksa

Seorang Ibu di India Tega Mengamplas Wajah Bocah 5 Tahun, Karena Tak Sudi Putranya Diejek Jelek

Produsen Mobil India, Mahindra and Mahindra Produksi Kendaraan Tempur Anti Ranjau

Hal itu membuat lalu lintas terlihat hampir normal di jalan-jalan Bihar, menunjukkan sulitnya mengatur 125 juta orang lebih di sana. Tidak hanya di jalan-jalan, banyak orang masih berbelanja untuk makanan dengan sedikit memperhatikan anjuran social distancing.

" Lockdown tidak sepenuhnya dipatuhi," kata salah satu pengusaha, Ranjeet Singh. Kurangnya kepatuhan dalam menyikapi virus corona memaksa Goa, negara bagian India lainnya, mengumumkan lockdown selama tiga hari, dari Kamis malam (16/7/2020) dan pembatasan jam malam sampai 10 Agustus.

Ketua Menteri Goa Pramod Sawant mengatakan, terlalu banyak orang " keluar untuk bertemu orang-orang di pesta" dan "kesadaran dan kepekaan" terhadap bahaya virus corona tingkat rendah.

Pria Gaek India Sembuh dari Virus Corona, Dipulangkan Saat Ulang Tahun ke-101

Setelah India, Kini China Pancing Emosi Warga Indonesia, Klaim Batik Kerajinan Tradisional Tiongkok

Cina Mengiba pada India Agar Mengakhiri Boikot Produk Mereka, Ini Rahasia Kekuatan India

"Kami memiliki lebih dari 40.000 orang yang didenda karena tidak mengenakan masker, ditambah ada banyak yang ditahan karena melanggar aturan, tetapi selanjutnya mereka tetap seperti itu," kata Sawant kepada media setempat.

Sementara itu, di Bangalore lockdown berjalan lebih ketat dan jalanan jauh lebih tenang, tidak ramai. Banyak perusahaan yang sudah memberlakukan kerja dari rumah. Namun, Menteri Kesehatan di negara bagian Karnataka, yang mana Bangalore adalah ibu kotanya, mengatakan pada Rabu (15/7/2020) bahwa "hanya Tuhan yang bisa menyelamatkan kita" ketika beban kasus negara bagian mendekati 50.000.

Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) mengatakan, seluruh wilayah dengan cepat menjadi episentrum berikutnya untuk virus corona.

"Sementara perhatian dunia telah difokuskan pada krisis yang sedang berlangsung di Amerika Serikat, bersamaan dengan itu sebuah tragedi kemanusiaan muncul dengan cepat di Asia Selatan," kata organisasi itu.
"Covid-19 menyebar pada tingkat yang mengkhawatirkan di Asia Selatan, rumah bagi seperempat populasi umat manusia."

Para Miliarder Dunia Ini Makin Kaya di Tengah Pandemi Covid-19, Dari Jeff Bezos hingga Mukesh Ambani

Kasus virus corona di India tercatat terus meningkat dan hampir mencapai 1 juta dengan angka kematian mendekati 25.000, membuat otoritas lokal di seluruh negeri memberlakukan kembali pembatasan yang baru saja dicabut.

Lockdown yang dilakukan di India dimulai ketika dilaporkan ada lebih dari 600 kematian dalam 24 jam, dan Palang Merah memperingatkan virus corona menyebar pada "tingkat yang mengkhawatirkan" di seluruh Asia Selatan.(kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Negara Bagian Termiskin India Lockdown Lagi, 125 Juta Orang Terkurung"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved