Berita Olahraga
Ikut Kejuaraan Dunia Petanque, Aceh Siapkan 10 Atlet Terbaik
Kemudian, kawasan Ie Suuem Kecamatan Krueng Raya dan lokasi rekreasi air terjun Suhom, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar.
Penulis: Imran Thayib | Editor: Imran Thayib
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 10 atlet Aceh dipastikan mengikuti kejuaraan dunia petanque di Iran pada 3-9 Agustus 2020 mendatang.
Even tersebut bertajuk World Petanque Offline Cup (WPOC) 2020.
Indonesia melalui Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI) sudah mendaftarkan atlet dari sejumlah provinsi.
Adapun atlet yang sudah didaftar yakni DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Riau, dan Sulawesi Selatan.
Ketua Umum Pengprov FOPI Aceh, Drs Abdurrahman MKes kepada Serambinews, Sabtu (18/7/2020), mengungkapkan, kalau pihaknya sudah mengadakan seleksi atlet pada 6–9 Juli 2020 bertempat di Lapangan Petanque FKIP Unsyiah, Darussalam.
Adapun tujuh atlet putra terdiri dari Agus Maulizar, peraih dua medali di Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) 2019 di Jakarta.
Untuk nomor triple mix women, Agus berhasil merebut emas, dan medali perak di nomor shooting man.
• Muzakir Manaf: Pemulangan Warga Aceh Tahap Pertama 1.499 Orang
• 14 Tenaga Medis Dites Swab, Sempat Kontak Dengan Pasien Covid-19
• Gaduh Hagia Sophia Menjadi Masjid, Israel Ubah Masjid Bersejarah jadi Bar dan Aula Pernikahan
Berikutnya, Ali Aruansah yang mampu menyumbang perunggu di nomor triple man Pra-PON.
Lalu, peraih medali perak nomor triple men di Pekan Olahraga Mahasiswa (Pomnas) XVI di Jakarta, Mukhlis Harliza.
Kemudian, Putra Sukma Cahyadi, peraih medali emas di Kejuaraan Petanque di Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2019 untuk nomor double men.
Selanjutnya, peraih medali perunggu nomor shooting men di Pomnas XVI DKI Jakarta, Arpin Rizki.
Mantan atlet Indonesia asal Aceh di Sea Games Manila, Filipina pada Desember 2019, Masykur juga terpilih.
Terakhir, Riswandi yang turut mendulang medali emas di Kejuaraan Malaysia untuk nomor double men.
Sedangkan atlet wanita yang lolos seleksi yaitu Novi Lidya Isdarianti yang sukses meraih dua medali emas di Pra-PON nomor double women dan triple mix women.
Mantan atlet Sea Games Indonesia di Manila 2019, Rani Amelia yang berhasil meraih tiga medali emas di nomor single women, double women, dan triple mix women.
Terakhir, Fitri Susanti, peraih medali emas di Kejurnas Invitasi Mahasiswa UNJ di Jakarta tahun 2019.
World Petanque Offline Cup 2020 di Iran hanya mempertandingkan nomor shooting.
Nomor ini dibagi dalam dua nomor pertandingan yaitu nomor shooting standard dan shooting parthian.
Untuk nomor standard pada jarak 7,5 m dan 9,5 meter saja. Variasi bola sasaran shooting terdiri dari bola 1, 3 dan bola kayu.
“Kejuaraan ini dilaksanakan dengan mengirimkan video hasil rekaman berbentuk kualitas atau ketajaman gambar. Video tersebut tidak boleh terpotong dan direkam dengan baik, dan dapat dilihat secara langsung oleh panitia,” kata Abdurrahman.
• Dampak Covid-19, Mahasiswa Aceh Minta Pusat Beri Perhatian Terhadap Pendidikan
• Puting Beliung Terjang 6 Rumah di Punge Ujong, Ini Nama Pemiliknya dan Pesan Kepala BPBD Banda Aceh
• Mantan Miss Kentucky Dijebloskan ke Penjara, Bertukar Foto Seksual dengan Siswanya
Adapun lokasi yang dipilih Pengprov FOPI Aceh, tambah Abdurrahman, yakni Lapangan Petanque FKIP Unsyiah di Darussalam untuk nomor shooting standar.
Sementara untuk nomor shooting parthian mengambil lokasi di Pantai Ujong Kareung, Krueng Raya.
"Kemudian, kawasan Ie Suuem, Kecamatan Krueng Raya dan lokasi rekreasi air terjun Suhom, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar," pungkas Abdurrahman MKes.
Bukan rahasia lagi, Pengprov FOPI Aceh memiliki sejumlah prestasi mengesankan.
Meski masih berusia muda, Kontingen Petanque Aceh sukses menjadi juara umum pada ajang Pra-PON yang digelar di Jakarta pada 2019.
Kepastian tersebut diperoleh setelah mendulang tiga medali emas, satu perak dan satu perunggu.
Urutan kedua diduduki oleh Jawa Timur, dan urutan ketiga oleh Sumatera Utara,
Capaian tersebut melampaui target. Saat itu, dengan kekuatan 13 orang atlet putra dan putri, FOPI Aceh menargetkan dua medali emas.
Tiga medali emas yang diraih Tim Petanque Aceh dipersembahkan oleh Rani Amelia (single women), Novi Lidya Isdarianti dan Rani Amelia (double women), Novi Lidya Isdarianti, Rani Amelia, dan Agus Maulizar (triple mix women).
Sementara medali perak oleh Agus Maulizar (shooting man) dan perunggu di nomor triple man oleh Ali Aruansah, Ilyas, Masykur dan Agus Maulizar.
Dengan capaian medali tersebut, Tim Pra-PON Petanque Aceh menempatkan diri pada urutan pertama dari 25 provinsi yang ikut berlaga di Lapangan UNJ Jakarta.(*)
• VIDEO - Cut Meyriska Melahirkan Anak Pertama dengan Roger Danuarta
• VIDEO - Artis Catherine Wilson Ditangkap Diduga Terjerat Narkoba
• VIDEO - Nyanyian Lagu Bungong Jeumpa oleh Prajurit TNI Sambut Kedatangan Pangdam IM di Kodim Pidie
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petanque-aceh.jpg)