Viral Medsos
Biadab, Kucing Sengaja Dibakar Hidup-Hidup, Penyiksa Rekam Detik Terakhir Sebelum Akhirnya Tewas
Kejamnya lagi, penyiksa justru malah sibuk merekam detik-detik terakhir kehidupan hewan malang itu sebelum akhirnya tewas terbakar. Video yang kini vi
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Sebuah video berdurasi hampir satu menit yang menampilkan perbuatan biadab terhadap hewan kembali muncul di media sosial baru-baru ini.
Video tersebut menampilkan perbuatan biadab seseorang yang dengan tega membakar seekor kucing secara hidup-hidup.
Kejamnya lagi, penyiksa justru malah sibuk merekam detik-detik terakhir kehidupan hewan malang itu sebelum akhirnya tewas terbakar.
Video yang kini viral di berbagai media sosial tersebut diketahui pertama sekali diunggah oleh akun Facebook Awan Kimton ke grup Berita Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2020).
• Mobil Wartawan di Gayo Lues Hendak Dibakar OTK, Korban Mengetahui Saat Hendak Shalat Subuh ke Masjid
Dalam rekaman video, terlihat seekor kucing berwarna putih bercampur kucing sedang berdiam diri di rerumputan.
Kondisi kucing terlihat basah.
• Viral, Wanita Ini Marah-Marah, Tak Terima Disuruh Pakai Masker Saat Masuk ke Mall, Warganet Geram
Diduga, sekujur tubuhnya telah dilumuri dengan bahan bakar.
Hanya berselang beberapa detik, si penyiksa menghampiri kucing malang itu dengan membawa pemantik api.
Sambil merekam menggunakan kamera, penyiksa memantikkan api ke ke dekat tubuh kucing tersebut.
Dengan cepat api langsung merambat dan membakar seluruh tubuh hewan malang tersebut.
Tersentak dengan panas yang tak tertahankan, si kucing tersebut sontak lari menyelamatkan diri.
Dia berlari seolah mencari air di sekitar lokasi tersebut untuk memadamkan api yang membakar tubuhnya.
• Viral, Jual Alat Pancing Hanya Dibayar Pakai Empat Ikan Gabus, Penjual dan Pembeli Ini Tuai Pujian
Di tengah sunyi malam itu, kucing malang tersebut berusaha mengeluarkan suara erangan untuk untuk memberi sinyal dirinya sedang dalam bahaya.
Namun sayang, usaha kucing tak memberi hasil baginya.