Kamis, 21 Mei 2026

Luar Negeri

Erdogan Ingin Diingat Generasi Mendatang, Gereja Ortodoks dan Museum Hagia Sophia Jadi Masjid Lagi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memiliki dua alasan kuat atas Hagia Sophia. Bangunan kuno itu yang awalnya gereja ortodoks, kemudian masjid

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Capture Facebook
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan baca Alquran di pembukaan masjid Hagia Sophia 

SERAMBINEWS.COM, ISTANBUL – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memiliki dua alasan kuat atas Hagia Sophia.

Bangunan kuno itu yang awalnya gereja ortodoks, kemudian masjid dan museum, berubah lagi menjadi masjid.

Hagia Sophia resmi sebagai masjid, ditandai dengan shalat Jumat (24/7/2020) pertama.

Shalat itu menjadi yang pertama dalam 85 tahun terakhir ini.

Meskipun ada kritik keras terhadap pemerintah Turki untuk mengembalikan sebagai museum, Erdogan tak menggubrisnya.

Monumen ini masuk daftar Warisan Dunia UNESCO.

Tahun lalu mampu menarik 3,7 juta pengunjung, menjadikannya salah satu tujuan wisata utama di negara ini.

UNESCO serta pihak berwenang di Washington, Moskow, Brussels dan Athena menyatakan keprihatinannya.

Berk Esen, seorang analis politik dari Universitas Bilkent di Ankara mengatakan:

“Meskipun ada keberatan kuat di beberapa negara terhadap konversi, respon internasional hanya sebagai saksi bisu.”

"Jelas, keputusan itu tidak populer di luar negeri, tetapi beberapa pemerintah mengambil perhatian kuat di tengah pandemi yang berkelanjutan," katanya

"Meskipun demikian, mengubah status Hagia Sophia menjadi masjid akan dilihat oleh banyak pengamat internasional sebagai langkah lain oleh Erdogan.”

“Ingin menghancurkan rezim sekuler Turki dan hubungannya dengan Barat,” ujarnya.

Turki dan Yunani Bertukar Kata-kata Kasar, Konversi Hagia Sophia Jadi Masjid Berlanjut

Ulama Italia Bela Paus Fransiskus, Sedih Melihat Perubahan Hagia Sophia Jadi Masjid

VIDEO - Hormati Sejarah Hagia Sophia, Area Penobatan Kaisar Tak Berkarpet Hijau

Bagi Presiden Recep Tayyip Erdogan mewakili penaklukan monumen berkubah berusia 1.500 tahun itu.

Tirai menyembunyikan mosaik dan simbol Kristen shalat. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved