Meugang Idul Adha
Nagan Raya Siapkan 1.872 Ekor Ternak untuk Meugang, Penjual Diminta Patuhi Protokol Kesehatan
Dikatakannya hewan yang akan disembelih baik meugang dan kurban Idul Adha harus melalui proses pemeriksaan kesehatan.
Penulis: Rizwan | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Nagan Raya mendata hewan meugang menjelang Idul Adha, Kamis (30/7/2020).
Sejauh ini jumlah hewan yang terdata sebanyak 1.872 ekor terdiri atas kerbau, sapi, dan kambing.
Kadistannak Nagan Raya, T Kamaruddin SP MSi kepada Serambinews.com, Selasa (28/7/2020) mengatakan, data tersebut dari semua kecamatan.
Ternak tersebut akan dijual pada meugang Idul Adha ini yang kembali diminta dijual di desa masing-masing.
"Data yang masuk sejumlah 1.872 ekor,” katanya.
Menurutnya, rincian data tersebut terdiri atas kerbau 760 kerbau, 64 sapi, 974 kabing dan 74 domba.
Kamaruddin mengatakan, pedagang yang berjualan daging meugang diminta mematuhi protokol kesehatan sebagai pencegahan Covid-19.
"Mari kita lakukan pencegahan covid -19 sehingga terhindari apalagi Nagan Raya saat ini zona hijau," katanya.
Hewan kurban
Selain persiapan hewan untuk meugang, Pemkab Nagan Raya melalui Distannak juga telah mendata jumlah hewan yang akan disembelih pada hari raya sebagai hewan kurban yakni pada hari pertama lebaran Idul Adha.
Jumlah ternak yang akan disembelih sesuai data yang masuk hingga Selasa (28/7/2020) sebanyak 950 ekor.
Menurut Kadistannak jumlah tersebut rinciannya kerbau 178 ekor, sapi 322 ekor, kambing 334 ekor dan domba 116 ekor.
• Mobil Kepala Puskesmas Teunom Tabrakan dengan Mobil Pengangkut Lembu di Teunom, Begini Kronologinya
• Bantu Pelarian Djoko Tjandra, Penyidik Selidiki Aliran Dana ke Brigjen Prasetijo
• Bertabur Lubang dan Berlumpur, Jalan Lintas Abdya-Galus Sulit Dilewati Kendaraan
Jumlah tersebut bisa saja bertambah yang diserahkan oleh masyarakat melalui masing-masing desa di daerahnya.
Dikatakannya hewan yang akan disembelih baik meugang dan kurban Idul Adha harus melalui proses pemeriksaan kesehatan.
"Pemkab Nagan Raya telah menyiapkan surat dan mengirimkan ke kecamatan dan desa sebagai acuan dalam pelaksanaan penjualan daging meugang," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tradisi-meugang-di-pidie-warga-berdesakan-berburu-daging-saat-wabah-corona.jpg)