Kasus Corona di Aceh Meningkat
19 Orang Positif Covid-19, Rumah Sakit Muyang Kute Bener Meriah Ditutup Selama 14 Hari
Rumah Sakit Daerah (RSUD) Muyang Kute, Kabupaten Bener Meriah mulai hari ini, Rabu (29/7/2020) ditutup untuk umum selama 14 hari....
Penulis: Budi Fatria | Editor: Jalimin
Haili Yoga menambahkan, khusus tempat-tempat keramain, seperti hari pekan, untuk sementara ditutup karena sangat memungkinkan untuk berkumpulnya massa dan rentan terhadap penyebaran Covid-19.
“Terkait pelaksanaan hari meugang, pedagang dan masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan,” tambahnya.
Sebelumnya, Direktur RSUD Muyang Kute, dr Sritabahhati mengatakan, pihaknya merencanakan menutup operasional Rumah Sakit Munyang Kute selama 14 hari sesuai masa inkubasi virus corona. Masa Inkubasi adalah masa mulai dari masuknya bibit penyakit hingga berkembang biak serta menimbulkan gejala.
"Tapi kita juga akan melihat perkembangannya, kita harapkan mungkin kita bisa memberikan pelayanan lebih cepat,” harapnya.
Menurutnya penutupan rumah sakit itu guna untuk mengisolasi semua petugas medis dan pegawai rumah sakit tersebut.
“Isolasi ini kita lakukan supaya tracking terhadap yang kontak erat dengan pasien itu lebih maksimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, terkait pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab direncanakan akan diisolasi di satu tempat seperti di BLK Pante Raya atau Rumah Sakit Muyang Kute dan akan dipilah-pilah sesuai kondisinya.
"Kalau kondisi pasien tersebut baik-baik saja diisolasi di BLK, dan kalau pasien ada sakit penyerta diisolasi di Rumah Sakit Muyang Kute, serta kalau pasien dengan gejala sakitnya lebih berat akan kita rujuk ke RSUZA,” jelasnya.
Sementara, Kadis Kesehatan Bener Meriah, Iswahyudi menyebutkan, berdasarkan hasil tracking untuk pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah tersebar di enam kecamatan, diantaranya di Kecamatan Bukit, Bandar, Wih Pesam, Bener Kelipah, Timang Gajah, dan Kecamatan Permata.
Iswahyudi juga menambahkan, terkait Puskesmas di Kabupaten Bener Meriah untuk sementara hanya melayani bagi pasien yang emergency (darurat).
Dandim 0106/Aceh Tengah-Bener Meriah, Letkol Inf Valyan Tatyunis juga mengatakn, pihaknya siap membackup untuk proses tracking warga yang kontak erat dengan pasien Covid-19 karena ada beberapa masyarakat yang mungkin belum paham untuk masalah tracking ini mereka ada yang tidak mau menjalani tes swab, padahal tujuannya sangat baik untuk mereka dan keluarganya.
“Intinya dari pihak keamanan bersama tim kesehatan maupun dari pemda, akan membackup untuk pelaksanaan tracking ini,” tegasnya.(*)
• Setelah Cekik Istrinya Hingga Mati, Pria Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri Dalam Penjara
• Liga 1 2020 Dipusatkan di Yogyakarta, PT Liga Indonesia Temui Kapolda
• Pemerintah Aceh Terima Barrier Sebagai Pembatas Pergerakan Gajah Liar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rsud-muyang-kute-kabupaten-bener-meriah-mulai-hari-ini-rabu-2972020-ditutup-14-hari.jpg)