Berita Langsa
DPRK Langsa Kirim Sembilan Petisi Mahasiswa Langsa ke MPR dan DPR RI, Ini Poin-poin Petisinya
Selain itu, surat ini juga ditembuskan kepada Presiden RI dan Kementrian Dalam Negeri di Jakarta, serta Ketua DPRA di Banda Aceh. Berikut salinan...
Penulis: Zubir | Editor: Jalimin
Menyikapi tuntutan mahasiswa ini, pada intinya ia dan DPRK Langsa lainnya sangat setuju, bahwa Pancasila adalah harga mati bagi kita bangsa Indonesia ini.
Bahkan, anggota DPR RI yang mewakili dari Fraksi Demokrat di pusat saat ini juga tetap ngotot tidak setuju atas pengesahan RUU HIP termasuk Omnibus Law RUU Cipta Kerja itu.
Yakinlah tuntutan yang adik-adik mahasiswa sampaikan ini, selanjutnya akan ia teruskan kepada 24 anggota DPRK Langsa lainnya yang hari ini sedang berdinas di luar.
"Kemudian terkait petisi tuntutan adik mahasiswa ini, juga akan kami kirimkan ke DPR-RI pada Senin depan," ujar anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat Kota Langsa ini.
• Tarif Pemotongan Sapi di RPH Lambaro Rp 30 Ribu/Ekor
Seperti diberitakan sebelumnya, para mahasiswa yang sudah satu jam lebih berada di halaman gedung DPRK Langsa, akhirnya diperbolehkan masuk ke ruang rapat DPRK setempat.
Awalnya sempat terjadi negosiasi ketat antara mahasiswa dan pihak Sekretariat DPRK serta Kepolisian termasuk anggota dewan yang ada di sana, Ir Joni, yang mana mahasiswa ingin masuk ke gedung DPRK.
Para mahasiswa saat itu ingin memastikan atas tidak hadirnya 24 anggota dewan lainnya menemui mereka, apakah memang sedang tak ada di gesung tersebut.
Karena menurut penjelasan Wakil Ketua II DPRK Langsa, Ir Joni keoada para mahasiswa, bahwa anggota dewan lainnya saat ini sedang dinas di luar.
Selanjutnya para mahasiswa dengan tertib dan diatur oleh petugas, 10 orang secara bergiliran masuk ke dalam gedung langsung menuju lantai 2 ruang rapat kantor wakil rakyat tersebut.
Diberitakan, sebelumnya mahasiswa sempat meneriak minta anggota DPRK Langsa keluar dari gedungnya dan menemui mereka, saat seratusan Aliansi Mahasiswa Kota Langsa, Rabu (22/07/2020) menggelar aksi demo ke gedung DPRK setempat.
Amatan Serambinews.com, sejak mahasiswa ini tiba ke gedung wakil rakyat itu hanya ada satu anggota deqan yang menyambut mereka, yaitu Wakil Ketua II DPRK, Ir Joni, sedangkan yang lainnya bekum terlihat.
Kondisi ini mulai memicu kemarahan mahasiswa yang telah lama menunggu anggota dewan lainnya turun dari gedung DPRK, guna menemui mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya itu.
• Rp 839,2 Juta Dana Bantuan Sosial Tunai di Kabupaten Nagan Raya Hangus, Ini Penyebabnya
"Keluar kalian anggota dewan yang terhormat, temui kami dan hargai kami ada di sini. Kami kecewa mengapa hanya 1 orang yang keluar menemui kami," ujar seorang mahasiswa saat menyampaikan orasinya.
"Apabila anda anggota dewan terhormat tidak mau turun, kami yang masuk. Kami kemari menyampaikan aspirasi demi kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi," sebut mereka.
Sebelumnya dilaporkan, seratusan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kota Langsa, Rabu (22/07/2020) pagi ini menggelar aksi demo ke gedung DPRK Langsa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-dprk-langsa-ir-joni.jpg)